https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

80 Hektare untuk Pertanian Terpadu

80 Hektare untuk Pertanian Terpadu

Bupati Bengkulu Utara Mian dan jajaran meninjau lokasi pertanian terpadu di lahan PT Agricinal. (Ist)

Bengkulu, kabarsawit.com - Perusahaan pabrik kelapa sawit PT Agricinal menghibahkan lahan seluas 80 hektare untuk pengembangan kawasan pertanian terpadu di Desa Seblat, Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara. 

Bupati Bengkulu Utara, Mian mengatakan, hibah lahan ini untuk mendukung rencana pembangunan integrated farming atau sistem pertanian terpadu.

“Perencanaan pertanian terpadu ini sudah dilakukan, dan akan segera kami usulkan ke Menteri PUPR. Lahan yang telah disiapkan seluas 80 hektare yang merupakan hibah dari PT Agricinal ke Pemkab Bengkulu Utara. Sebelumnya produktifitas pertanian di lahan ini juga sudah menurun," kata Bupati Mian, kemarin.

Mian mengatakan, tahap awal pengembangan kawasan pertanian terpadu ini rencananya akan melibatkan masyarakat sekitar, dan segera membentuk tim khusus percepatan pelaksanaan program unggulan tersebut.

"Tugas utama tim khusus ini menggandeng perangkat daerah terkait, dan pihak ketiga untuk menyukseskan pertanian terpadu ini," kata Mian.

Mian menjelaskan, konsep pertanian terpadu ini merupakan sistem pertanian dengan upaya memanfaatkan keterkaitan antara tanaman perkebunan, pangan, hortikultura, hewan ternak dan perikanan.

Ini dilakukan demi mendorong pembentukan agro ekosistem, yang mendukung produksi stabilitas pertanian, peningkatan ekonomi dan pelestarian sumber daya alam di daerah tersebut.

“Nanti juga ada pembeli yang siap menampung hasil dari kawasan pertanian terpadu ini. Jadi, ini betul-betul dari hulu sampai hilir,” kata dia.

Bupati Mian juga meminta agar Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendukung pengembangan program ini, dengan menyiapkan layanan listrik di kawasan pertanian.

“Kami juga mengharapkan saran dan masukan dari berbagai pihak, agar pengembangan kawasan pertanian terpadu berjalan dengan baik, membawa manfaat bagi kemajuan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam hal ini petani,” ujarnya.

Mian juga mengapresiasi dukungan perusahaan pabrik kelapa sawit PT Agricinal yang telah menghibahkan lahan untuk mendukung upaya tersebut. Menurutnya dengan sejalannya upaya pertanian terpadu dengan pengembangan kawasan PKS, kedepannya perekonomian masyarakat akan lebih optimal.

"Dengan begini, kami yakini tidak akan ada lagi konflik sosial antara masyarakat dengan perusahaan. Kita berharap, kedepan masyarakat dan perusahaan akan sejalan dalam menggerakkan perekonomian daerah," tukasnya.