https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

B40 Akan Diujicobakan ke Transportasi Umum

B40 Akan Diujicobakan ke Transportasi Umum

Kereta Api menjadi salah satu moda transportasi yang akan diujicobakan untuk menggunakan B40. (Foto: ist)

Jakarta, kabarsawit.com - Dalam waktu dekat, pemerintah melalui Kementerian ESDM akan melakukan uji coba biodiesel 40 (B40) pada berbagai jenis angkutan umum.

Ini adalah pertama kalinya penguji dan menggunakan B40. Sebelumnya, Unicoba selalu mengkhususkan diri pada produk otomotif, terutama mobil dengan berbagai jenis mesin.

Uji coba pertama di luar otomotif akan dilakukan pada kereta api.

Setelah pengujian di kapal, kemudian di berbagai alat berat, alat mesin pertanian (alsintan), dan kemudian di pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).

Pejabat Kementerian ESDM yaitu Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) akan melakukan uji ini selama 8 bulan.

Untuk melaksanakan pengujian tersebut, Lemigas melakukan inspeksi bersama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Pertamina Patra Logistik dan PT KAI Logistik di stasiun Arjawinangun pada 14 Mei lalu.

Mustafid Gunawan, kepala Lemigas, mengatakan pihaknya sedang melakukan survei pembangunan infrastruktur untuk mendukung pengujian biodiesel B40 di kereta api.

Sebelumnya, dia mengatakan, pemerintah sedang menguji coba penggunaan biodiesel B40 di sektor otomotif, khususnya di mobil.

"Tapi kemudian pemerintah memutuskan untuk menggunakan biodiesel B35 pada otomatif," kata Kepala Lemigas, Mustafid Gunawan.

Dikatakannya, Kementerian ESDM sendiri telah mengalokasikan alokasi penyaluran 13,41 juta kiloliter biodiesel B35 untuk tahun 2024.

Ingat pada awal tahun 2022, KAI dan Kementerian Pertanian (Kemtan) menguji coba penggunaan biodiesel B100 untuk kereta pembangkit P 0 09 02.

"PT KAI bahkan berencana menggunakan bio-solar B100 untuk kereta api dan lokomotifnya yang menghasilkan listrik," kata Mustafid.