Bengkulu Enggak Kebagian Duit Ekspor CPO, Bea Cukai Bilang Begini…
Kepala Bea Cukai Bengkulu, Ardhani. foto: sangun doya
Bengkulu, kabarsawit.com – Provinsi Bengkulu enggak kebagian duit hasil ekspor CPO, malah dinikmati provinsi lain.
Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Bengkulu mendorong agar ekspor CPO dilakukan langsung dari Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, supaya nambah pendapatan asli daerah (PAD) Bengkulu dari sektor ini.
Kepala KPPBC TMP C Bengkulu, Ardhani Naryasti mengatakan, selama ini ekspor melalui Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu hanya batu bara dan cangkang kelapa sawit. Sementara CPO masih dieskpor melalui Pelabuhan Teluk Bayur Sumatera Barat dan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.
"Ekspor CPO dari Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu itu nihil, rata-rata hanya dilakukan pengiriman domestik ke Pelabuhan Teluk Bayur dan Tanjung Priok," kata Ardhani, kemarin (10/1).
Menurutnya, CPO asal Bengkulu selama ini dikumpulkan oleh eksportir tidak di Bengkulu, tetapi di Pelabuhan lain, Teluk Bayur dan Tanjung Priok. Sehingga duitnya lari ke provinsi lain, yang dapat keuntungan dari aktifitas ekspor itu Sumatera Barat dan Jakarta, sementara Bengkulu nihil.
"Kan kita sedih, kita yang memproduksi tapi daerah lain yang dapat nama dan keuntungan," ujarnya.
Oleh sebab itu, pihaknya berharap agar ekspor CPO bisa dilakukan langsung dari Bengkulu. Sehingga Bengkulu kebagian untung dari kegiatan ekspor tersebut.
"Kita berharap ekspor CPO bisa dilakukan langsung dari Bengkulu sehingga daerah ini bisa dapat keuntungan bea keluar dari kegiatan ekspor ini," ujarnya.
Menurut Ardhani, penerimaan bea keluar Provinsi Bengkulu masih disumbangkan dari ekspor cangkang kelapa sawit. Tercatat, penerimaan bea keluar mencapai Rp. 5,6 miliar atau tumbuh 161,58 persen dari target sebesar Rp. 3,46 miliar tahun 2022 lalu.
"Penerimaan bea keluar Provinsi Bengkulu terbesar sumbangan dari ekspor cangkang kelapa sawit, kalau CPO juga bisa ekspor dari Bengkulu maka PAD Bengkulu dari bea keluar akan lebih besar lagi," tutupnya.








