https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

OJK Bengkulu Maksimalkan Tingkat Literasi Keuangan Petani Sawit

OJK Bengkulu Maksimalkan Tingkat Literasi Keuangan Petani Sawit

Kepala OJK Provinsi Bengkulu, Tito Adji Siswantoro foto bersama usai acara. Ist

Bengkulu, kabarsawit.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu akan memaksimalkan tingkat literasi keuangan petani sawit. Sebab tingkat literasi keuangan masih rendah. Bahkan masih banyak petani kelapa sawit yang tidak mengetahui produk keuangan yang ditawarkan oleh sejumlah industri jasa keuangan.

Kepala OJK Provinsi Bengkulu, Tito Adji Siswantoro mengatakan, banyak petani sawit di Bengkulu masih memiliki tingkat literasi keuangan yang rendah. Hal ini mengakibatkan petani kesulitan untuk memanfaatkan produk jasa keuangan salah satunya Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank.

Padahal, kata dia, KUR sangat penting bagi petani sawit untuk mengembangkan usaha perkebunan mereka.

"Literasi keuangan petani sawit masih rendah, sehingga mereka belum maksimal memanfaatkan produk di Bank salah satunya KUR," kata Bayu, kemarin.

Tito mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan tingkat literasi keuangan petani rendah. Salah satu  adalah kurangnya sosialisasi. Oleh sebab itu, pihaknya akan gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat.

"Kami akan lebih gencar melakukan sosialisasi kepada petani sawit tentang manfaat KUR untuk keberhasilan usaha mereka," ujarnya.

Menurut data dari Kementerian Pertanian, sekitar 50% dari total lahan perkebunan sawit di Bengkulu dimiliki oleh petani. Namun, hanya sekitar 20% dari petani ini yang memanfaatkan KUR untuk mengembangkan usaha mereka.

Padahal KUR merupakan produk keuangan yang disediakan oleh pemerintah untuk membantu pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) serta petani dalam mengembangkan usaha mereka.

"Pinjaman ini memiliki bunga rendah dan tenor yang cukup panjang, sehingga dapat membantu petani sawit dalam meningkatkan produksi dan kualitas kelapa sawit," ungkapnya.

 

Tito menambahkan bahwa pihaknya sedang melakukan program pelatihan dan edukasi untuk meningkatkan literasi keuangan petani sawit.

"Kami sedang melakukan pelatihan dan edukasi tentang pengelolaan keuangan dan manajemen risiko usaha, serta bagaimana memanfaatkan KUR secara tepat," ungkapnya.

Menurutnya, OJK juga akan melibatkan bank-bank di Bengkulu untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada petani sawit tentang KUR dan produk keuangan lainnya yang dapat membantu usaha mereka.

"Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan literasi keuangan petani sawit di Bengkulu," ujarnya.

Dengan adanya upaya dari OJK Provinsi Bengkulu, diharapkan literasi keuangan petani sawit di Bengkulu akan meningkat. Hal ini akan memudahkan petani sawit dalam memanfaatkan KUR dan produk keuangan lainnya untuk mengembangkan usaha mereka dan meningkatkan kesejahteraan keluarga petani.

"Kita berharap tingkat literasi keuangan petani sawit di  Bengkulu meningkat sehingga mereka bisa  mengakses KUR," tutupnya.