https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Kondisi Terowongan Geurutee di Aceh Jaya Memprihatinkan, APKASINDO Tagih Janji Pemerintah

Kondisi Terowongan Geurutee di Aceh Jaya Memprihatinkan, APKASINDO Tagih Janji Pemerintah

Satu unit alat berat sedang melakukan pembersihan kayu sisa material longsor di Gunung Geurutee pada 2019 silam. Dok.waspadaaceh

Aceh, kabarsawit.com - Terowongan Geurutee di Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh dinilai sudah sangat memprihatinkan. Bahkan tidak jarang bencana longsor terjadi. Belum lagi kondisi jalan yang sempit juga menyebabkan sering terjadinya kemacetan 

Menurut Sekretaris APKASINDO Aceh, Fadhli Ali, terowongan itu sempat dijanjikan akan dibangun oleh pemerintah. Pada 2015 lalu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Men PUPR), Basuki Hadi Moeljono juga sudah pernah meninjau kondisi badan jalan nasional tersebut.

"Kita sangat berharap janji pemerintah untuk pembangunan jalan lintas khusus di terowongan itu dilaksanakan. Sebab sudah sangat mengkhawatirkan," katanya kepada kabarsawit.com, Rabu (28/6).

Kalau pun pembangunan yang sudah dijanjikan sejak lama itu tidak kunjung dilakukan, kata Fadhli, setidaknya ada jalan alternatif. Hal ini guna menjamin keselamatan para pengguna jalan.

"Kesulitan dan hambatan di jalan itu sudah semakin parah. Apalagi saat ini truk tanki pengangkut CPO melewati jalan tersebut," paparnya.

Karena sulitnya Medan yang dilalui kendaraan pengangkut CPO itu, lanjutnya, CPO yang diangkut kadang tumpah di jalan. Ini menambah licin kondisi jalan yang menikung tajam dan tanjakan.

"Truck CPO lebih memilih melintas lewat terowongan Gureutee dari pada lewat tanjakan tajam di Lintas Aceh Selatan Subulussalam. Selain itu jalan juga rusak di wilayah Barat Selatan Sumut," paparnya.

"Sebetulnya, sudah ada lampu hijau. Apalagi ada usulan Gubernur Aceh kepada pusat agar dibangun terowongan di kawasan Gunung Geurutee. Mestinya sudah sewajarnya direspon. Apa harus tunggu lebih banyak mobil jatuh ke jurang atau orang-orang tertimpa longsoran dan batu dulu baru kemudian panas lagi, ribut lagi soal pembangunan di Geurutee itu?" pungkasnya.