https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Buku Manfaat Pelepah Sawit Dari Sang Dosen

Buku Manfaat Pelepah Sawit Dari Sang Dosen

Ihsan Joy dan buku buatannya.

Bengkulu, kabarsawit.com - Ihsan Joy, seorang dosen universitas swasta di Kota Bengkulu membikin buku manfaat pelepah kelapa sawit bagi kehidupan. 

Buku dengan judul 'Pupuk Organik Pelepah Sawit; Manfaat dan Aplikasinya' ini pun sudah terbit.

Singkat cerita pembuatan buku ini, Ihsan terinspirasi setelah menengok langsung para petani sawit di Desa Cahaya Negeri, Kabupaten Seluma Bengkulu, mengolah limbah sawit menjadi pakan ternak sapi. 

Setelah melihat pengolahan itu, Ihsan mulai mengambil sampel beberapa pelepah sawit sisa panen, dan mencampurkannya dengan larutan kimia EM-4 hingga difermentasi sepekan lamanya dan menjadi pupuk organik pelepah sawit padat. 

"Selain itu ternyata pupuk organik pelepah sawit, lebih baik dari pada pupuk kotoran sapi. Pupuk ini dapat meningkatkan produktifitas pertanian. Di awal penelitian, pupuk ini diperuntukkan untuk tanaman padi," kata Ihsan saat berbincang dengan kabarsawit.com, Kamis (12/1).

Jika menggunakan pupuk organik pelepah sawit ini, kata Ihsan, produksi tanaman padi bisa menghasilkan 5,16 ton gabah per hektare. Ini berbeda jauh ketika petani menggunakan pupuk organik dari kotoran sapi yang hanya mampu menghasilkan gabah 4,68 ton per hektare.  

"Sebetulnya, kedua pupuk organik itu cukup dominan bagi petani tradisional. Sebab hasilnya lumayan. Namun jika menggunakan pupuk dari pelepah sawit lebih memuaskan," kata dia.

Untuk itu Ihsan mengaku penggunaan limbah sawit ini sangat bermanfaat bagi petani. Selain mudah didapat dan memiliki nilai ekonomi, penggunaannya juga mengurangi pencemaran lingkungan.

"Jika petani menggunakan pelepah sebagai bahan pupuk organik, tentu ini akan menekan biaya produksi pengeluaran pupuk," kata Ihsan.

Selain digunakan untuk tanaman padi, pupuk ini juga telah diujicoba ke tanaman lain seperti bunga hingga sayuran. Hasilnya pun sangat memuaskan. Sebab tanah yang ditaburi pupuk ini menjadi subur.

"Setelah dilihat, pelepah sawit memiliki kandungan nitrogen 1,52, dan phospor 1,03. Sedangkan pupuk standar nasional hanya memiliki kandungan nitrogen 0,40 dan phospor 0,10," kata Ihsan. 

Ihsan pun mendorong agar petani tradisional di sekitaran kawasan perusahaan kelapa sawit untuk memanfaatkan pelepah sawit menjadi pupuk organik. 

Selain itu, bagi masyarakat yang ingin menambah pengetahuan tentang manfaat pelepah sawit, boleh mengakses dan membaca buku Ihsan di perpustakaan Universitas Hazairin maupun perpustakaan daerah di Bengkulu.

"Pada intinya, masih banyak manfaat lain yang dapat diambil dari pembuatan pupuk pelepah sawit ini. Jadi sangat direkomendasikan ke petani padi, sayuran maupun lainnya," pungkas Ihsan.