https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Truck Muatan Sawit di Bengkulu Hantam 2 Pick Up Saat Mengantre di PKS

Truck Muatan Sawit di Bengkulu Hantam 2 Pick Up Saat Mengantre di PKS

Pick up bermuatan TBS ringsek setelah ditabrak truk sawit. foto: ist.

Bengkulu, kabarsawit.com – Sebuah kecelakaan terjadi di sekitar pintu gerbang pabrik kelapa sawit (PKS) PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL) II di Desa Air Teras, Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma, Bengkulu.

Saat sedang mengantre di area pabrik, sebuah truk bermuatan TBS kelapa sawit yang dikemudikan oleh Rudi meluncur mundur hingga menabrak dua mobil pick up yang berada di belakangnya. Akibatnya dua pick up dan truck tersebut rusak parah.

Seorang saksi mata, Zulkifli, melihat truck berjalan mundur dan mencoba mengingatkan supir truck tersebut. Namun truk tetap meluncur mundur dan tidak bisa dihentikan.

“Saya berada di area pabrik saat truk itu datang. Kemudian saya melihat truck bergerak mundur, padahal di belakangnya ada beberapa kendaraan. Saya pun memperingatkan supir truk, tapi sayang truck tidak bisa dihentikan dengan rem tangan dan langsung menghantam dua mobil pick up di belakangya,” ungkapnya, Sabtu (15/7).

Setelah dilakukannya penyelidikan, diketahui truck pengangkut TBS itu mengalami rem blong sesaat sampai di area pabrik. Kemacetan pun terjadi di lokasi kejadian. Beruntungnya dalam insiden ini tidak menyebabkan korban jiwa, namun kerugian mencapai jutaan rupiah.

Pengemudi truk, Rudi mengaku pengereman berjalan normal sebelum ia sampai di pabrik, ia juga sudah memeriksa kondisi truck sebelum digunakan, semuanya normal dan layak digunakan.

“Saya tidak tahu kenapa rem tidak berfungsi saat sampai di pabrik. Padahal saya telah memerika kondisi truck sebelum berangkat, semuanya aman. Saya sangat menyesal atas kejadian ini dan akan bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi,” ujar Rudi.

Humas PT BSL II, Denny Hermanto, mengaku prihatin atas kejadian ini. Ia meminta pihak kepolisian untuk melakukan investigasi menyeluruh untuk menyelidiki penyebab kegagalan pengereman pada truck tersebut. Denny juga menyampaikan pihaknya akan memastikan kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali.

“Kami memohon maaf kepada pemilik mobil yang rusak, kami akan memastikan hal serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari,” ungkapnya.

Pengamat lalu lintas di Bengkulu, Wibowo Susilo menerangkan, masalah pengereman pada truck sering terjadi akibat kelebihan muatan, akibatnya rem menjadi panas dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Perawatan dan pemeriksaan kendaraan terutama fungsi pengereman sangat penting dilakukan secara rutin. Pengemudi dan perusahaan sepatutnya mematuhi aturan kapasitas muatan sawit, agar hal ini dapat dihindarkan,” tutupnya.