Marak Insiden Rem Blong, Dinas Perhubungan Bengkulu Ingatkan Pengemudi Truk Sawit Agar Tidak Over Load
Truk Pengangkut Sawit, foto : kominfo.paserkab.go.id
Bengkulu, kabarsawit.com – Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu mengingatkan pengemudi truk pengangkut tandan buah segar (TBS) untuk mematuhi kapasitas maksimum TBS sekali jalan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Bambang Agus Supra Budi menuturkan, truk yang membawa kelapa sawit melebihi kapasitas maksimum pengangkutan beresiko mengalami kecelakaan.
“Truk yang kelebihan muatan beresiko mengalami rem blong, ini sangat berbahaya terlebih lagi saat kondisi jalan menanjak ataupun menurun,” jelasnya, Sabtu (15/7).
Bambang pun mencontohkan insiden yang baru saja terjadi di area pabrik kelapa sawit milik PT Bengkulu Sawit Lestari II di Kabupaten Seluma. Truk yang diduga kelebihan muatan menyebabkan rem blong dan menabrak dua pick up yang sedang mengantre di PKS, akibatnya tiga kendaraan tersebut ringsek.
“Muatan maksimal yang sesuai dengan peraturan adalah 8 ton untuk dump truck, namun truk ini membawa TBS melampaui batas yang ditentukan. Akibatnya sistem pengereman panas dan tidak bisa difungsikan,” jelasnya.
Bambang juga menambahkan, kelebihan muatan pada truk pengangkut TBS akan membahayakan pengguna jalan lainnya, selain itu kecelakaan serius dan kerugian materil tidak akan terelakkan.
Karenanya, Bambang mengingatkan kepada seluruh pengemudi truk angkutan kelapa sawit untuk mematuhi aturan batas maksimum muatan, tujuannya untuk menghindari resiko kecelakaan dan hal yang tidak diinginkan lainnya.
Bambang pun akan meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum yang tegas terhadap truk yang melampaui kapasitas maksimal. Dan memberikan pemahaman kepada pengemudi truk agar taat aturan.








