https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Tambah Penghasilan, Petani Sawit di Bengkulu Budidaya Ayam Kampung

Tambah Penghasilan, Petani Sawit di Bengkulu Budidaya Ayam Kampung

Ilustrasi - budidaya ayam kampung. Foto: Dirgantara

Bengkulu, kabarsawit.com - Petani kelapa sawit di Bengkulu menemukan cara baru untuk meningkatkan pendapatan mereka dengan budidaya ayam kampung. Bahkan melalui kegiatan usaha ini, petani tersebut bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 2 juta per bulan.

Warga Kota Bengkulu, Anta Coscarino misalnya, dirinya sudah hampir 6 tahun membudidayakan ayam kampung. Hasilnya pun luar biasa, setiap sebulan sekali bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp 2 juta.

"Hasil dari budidaya ayam kampung luar biasa, sebulan bisa mengantongi keuntungan sampai Rp 2 jutaan," kata Anta, kemarin.

Menurut Anta, budidaya ayam kampung telah menjadi alternatif yang menguntungkan bagi petani kelapa sawit di Bengkulu. Bahkan dirinya terbantu dengan adanya budidaya ayam ini meskipun harga kelapa sawit menurun.

"Saya merasa terbantu dengan adanya peluang bisnis ini. Selain dapat menghasilkan pendapatan tambahan, saya juga dapat memanfaatkan lahan kosong di sekitar perkebunan kelapa sawit," ujar Anta.

Anta mengaku, budidaya ayam kampung cukup mudah, bahkan pakan untuk ayam jenis ini dapat diperoleh dari lingkungan sekitar mulai dari dedak hingga sayuran. Selain itu, lama budidaya ayam ini memakan waktu kurang lebih 8 bulan. Meskipun lama, tapi ayam ini tahan terhadap penyakit.

"Tidak rugi budidaya ayam ini, saya memelihara sampai 150 ekor, ada yang besar dan kecil, jadi selama 8 bulan sebelum panen terus menambah pasokan ayam untuk dipelihara, pas sudah masuk usia 8 bulan ya tinggal di jual saja," ujar Anta.

Setiap kali menjual ayam kampung, dirinya menjual sebanyak 20 ekor. Dimana satu ekor ayam kampung ukuran dewasa dihargai sekitar Rp 100 ribu.

"Jadi setiap menjual ayam kampung itu saya bisa mengantongi Rp 2 juta, ini saja mau saya tambah lagi, kalau bisa per bulan bisa menjual sampai 40 ekor jadi per bulan bisa sampai Rp 4 juta," pungkasnya.