TMMD ke-117 Tingkatkan Kesejahteraan Petani Sawit di Kota Bengkulu
Pengerjaan infrastruktur jalan ke kebun sawit olah TNI.
Bengkulu, kabarsawit.com - Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengapresiasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-117 di daerah itu. Menurutnya, program tersebut berhasil meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit yang merupakan salah satu sektor ekonomi penting di wilayah ini.
Dedy mengaku, dengan kerja sama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, TMMD ke-117 telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi petani kelapa sawit di daerah ini.
"TMMD ke-117 telah membawa perubahan yang luar biasa bagi petani kelapa sawit di Kota Bengkulu. Melalui program ini, kami berhasil meningkatkan aksesibilitas, infrastruktur, dan pendidikan bagi petani kelapa sawit, sehingga mereka dapat meningkatkan produksi dan kesejahteraan keluarga mereka," kata Dedy, Minggu (16/7).
Selain itu, Dedy juga menyoroti upaya pengembangan keterampilan petani kelapa sawit melalui pelatihan dan penyuluhan yang diselenggarakan dalam rangka TMMD ke-117.
"Kami memastikan para petani mendapatkan pengetahuan dan keterampilan terbaru dalam mengelola kebun kelapa sawit mereka. Hal ini memberikan mereka keunggulan kompetitif dan memperkuat daya saing di pasar lokal maupun internasional," ujarnya.
Dedy juga berharap program TMMD ke-117 dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit.
"Kami berharap upaya kolaboratif ini dapat diadopsi oleh pemerintah daerah lainnya untuk memperkuat sektor pertanian dan mendukung kesejahteraan petani," tandasnya.
Dalam TMMD ke-117, TNI bersama pemerintah setempat dan masyarakat bekerja sama untuk memperbaiki infrastruktur jalan menuju kebun kelapa sawit, membangun sarana irigasi, serta menyediakan akses ke pasar yang lebih baik. Upaya ini memberikan dampak positif bagi para petani.
"Sebelum TMMD ke-117, jalan menuju kebun kami sangat rusak dan sulit dilalui. Sekarang, dengan jalan yang baru dibangun, kami dapat mengangkut hasil panen dengan mudah dan cepat. Ini benar-benar menguntungkan kami secara ekonomi," kata salah satu petani kelapa sawit, Bambang Setiawan.
Selain itu, program TMMD juga melibatkan kegiatan penyuluhan dan pelatihan tentang metode budidaya kelapa sawit yang lebih efektif dan ramah lingkungan. Ini memberikan kesempatan kepada para petani untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
"Kami sangat berterima kasih atas pelatihan yang diberikan oleh TNI melalui TMMD. Kami belajar bagaimana memanfaatkan pupuk organik dan teknologi modern dalam budidaya kelapa sawit. Hasilnya, produksi kami meningkat dan kami juga dapat menjaga kelestarian lingkungan sekitar," kata Bambang.








