https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Aspek PIR Kalbar Dukung Aplikasi Babe-Bun Wujudkan Kemudahan Akses Benih Unggul dan Bersertifikat

Aspek PIR Kalbar Dukung Aplikasi Babe-Bun Wujudkan Kemudahan Akses Benih Unggul dan Bersertifikat

Aplikasi Babe-Bu, foto : Kementerian Pertanian

Pontianak, kabarsawit.com - Aspek-PIR Kalimantan Barat (Kalbar) menyatakan dukungannya terhadap fasilitas benih unggul melalui aplikasi BaBe-Bun. Dengan adanya aplikasi ini akan lebih mudah bagi petani untuk mendapatkan benih unggul dan bersertifikat.

YS Marjitan, Ketua Aspek-PIR Kalbar, mengatakan, "Kami selaku petani hanya akan mengikuti program pemerintah jika legalitas benih sudah tepat,” ungkapnya kepada kabarsawit.com, Selasa (1/8).

Meskipun demikian, Marjitan tidak memungkiri bahwa aplikasi Babe-Bun tidak dapat diakses oleh semua petani, hal ini juga berlaku untuk petani yang tinggal di daerah pedalaman dan menghadapi masalah dengan sinyal. Ia juga berharap pemerintah mempertimbangkan kondisi ini agar layanan yang ditawarkan dapat diakses oleh semua petani.

Menurutnya program ini akan membantu dalam kaitannya dengan PSR, terutama dalam hal jaminan benih unggul.

Jika benih terlalu tua, kita butuh solusi lain. Karena pengajuan PSR membutuhkan waktu yang cukup lama mengingat ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Marjitan berpendapat untuk mengarahkan benih yang sesuai jika rekomtek dalam PSR telah dilakukan.

“Pasti ada jadwal kerjanya. Ada ratusan produsen benih dan produsen pembesaran. Mereka juga tidak akan mengeluarkan benih dalam kasus di mana tidak ada kontrak yang menunjukkan bukti rekomtek sebelumnya selain petani swadaya yang melakukan peremajaan secara mandiri," katanya.

Selain itu, Marjitan berharap pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap penyebaran benih palsu karena hal itu akan berdampak negatif pada petani.

Menurut Gunawan, Direktur Perbenihan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), saat ini ada 11 juta batang bibit kelapa sawit bersertifikat dari 37 penangkar di aplikasi Babe-Bun.

Sementara itu, 6 koperasi peserta PSR telah memesan sebanyak 60.000 batang bibit sejak diresmikan.

Beberapa waktu lalu, dia memberi tahu bahwa jumlah penangkar yang tergabung dalam aplikasi ini juga akan terus bertambah seiring dengan semakin banyaknya produsen pembesaran yang mengajukan permohonan ke Babe-Bun PSR.

Diakuinya bahwa 19 produsen sumber benih kecambah yang menghasilkan 70 varietas benih unggul sekarang membuat petani kelapa sawit lebih mudah mendapatkan benih kelapa sawit.

Selain itu, 216 produsen benih pembesaran tersedia di seluruh Indonesia, sehingga petani yang berpartisipasi dalam PSR tidak akan kesulitan mendapatkan bibit sawit unggul.