https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Bentar Lagi, Mukomuko Punya Pelabuhan Khusus Minyak Sawit

Bentar Lagi, Mukomuko Punya Pelabuhan Khusus Minyak Sawit

Bupati Sapuan saat memaparkan projek pelabuhan di depan pimpinan pabrik kelapa sawit di Mukomuko.

Bengkulu, kabarsawit.com - Jauhnya jarak dari Kabupaten Mukomuko ke Pelabuhan Pulau Baai sangat berdampak pada industri kelapa sawit di Kabupaten Mukomuko. 

Sebab, pengapalan minyak sawit mentah dari daerah itu terhambat lantaran jarak tempuh jauh ke pelabuhan yang terletak di Kota Bengkulu tersebut.

Gara-gara itu, Pemkab Mukomuko berencana membikin pelabuhan khusus CPO di daerah tersebut. Pengkajian pembangunan pelabuhan ini pun sudah dilakukan.

Rencananya, lokasi pembangunan Pelabuhan Laut CPO Mukomuko Terminal Indonesia ini dilakukan di Perairan Kubang Badak, Kecamatan Teramang Jaya.

Bahkan, Bupati Mukomuko H Sapuan juga sudah Memorandum Of Understanding (MoU) dengan masyarakat di Teramang Jaya pada Kamis kemarin.  

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mukomuko, Novria Eka Putra mengatakan, seluruh pabrik kelapa sawit yang beroperasi di Mukomuko juga sepakat akan berinvestasi di pelabuhan itu nantinya.
 
"Seluruh pabrik hadir dalam rapat koordinasi tindak lanjut studi kelayakan rencana pembangunan Pelabuhan CPO. Dan mereka sepakat akan berinvestasi" kata Novria kepada kabarsawit.com.
 
Dari hasil pemaparan bupati, kata Novria, pelabuhan CPO ini nantinya akan dibangun di atas lahan seluas 30 hektare, ditambah 2,5 hektare ruas jalan menuju lokasi.

"Dari rencana ini, untuk kawasan pelabuhan seluas 5 hektare, dan sisanya untuk sarana pendukung," ujar Novria.

Bupati juga memberikan waktu kepada pihak perusahaan untuk menentukan besaran investasi pada project pelabuhan laut tersebut.
 
"Hasilnya perusahaan akan menyampaikan besaran investasinya pada rapat lanjutan 6 Februari 2023," ujar Novria.
 
Menurutnya, pelabuhan ini sangat penting bagi perusahaan. Sebab, selain memangkas jarak tempuh juga menghemat biaya. 

"Nah, sehingga nantinya, setelah adanya pelabuhan ini, perusahaan juga dapat menaikkan harga sawit petani. Terus, lapangan kerja juga terbuka. Pendapatan daerah juga akan meningkat dari sektor pajak dan retribusi daerah," pungkasnya.