https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Anggota DPRD ini Sorot Perbedaan Harga Sawit Petani Swadaya dan Plasma di Bengkulu

Anggota DPRD ini Sorot Perbedaan Harga Sawit Petani Swadaya dan Plasma di Bengkulu

Anggota Komisi II DPRD Bengkulu, Edi Afrianto, foto ist

Bengkulu, kabarsawit.com – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu kembali menyoroti mahalnya harga TBS sawit.

Sebagai contoh, harga TBS sawit di Bengkulu masih tetap di harga Rp2.300 per kilogram untuk petani plasma. Untuk petani swadaya harganya lebih rendah.

Anggota Komisi II DPRD Bengkulu Edi Afrianto juga menyoroti perbedaan harga ini. “Pemerintah harus mencari solusi untuk menghindari kerugian petani. Saya sering dapat keluhan dari masyarakat tentang harga TBS kelapa sawit yang dinilai masih belum ideal saat ini,” ungkap Edi, kemarin.

Bahkan dia yakin harga TBS sawit saat ini tidak menguntungkan petani karena biaya perawatan kebun, seperti pupuk itu sangat tinggi.

“Belum untung petani, biaya pupuk masih tinggi,” paparnya.

Edi minta pemerintah untuk memantau harga TBS sawit yang sesuai dengan harapan petani. "Karena itu kami minta pemerintah supaya mantau fluktuasi harga TBS sawit di pabrik, supaya tidak ada PKS yang memberikan harga secara sepihak dan merugikan petani,” tutupnya