Rosmala : Petani Sawit Jangan Fokus Pada Sawit Saja
Ilustrasi – TBS kelapa sawit, dok kabar sawit
Bengkulu, kabarsawit.com - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong para petani sawit untuk menghasilkan produk pertanian lain yang dibutuhkan masyarakat.
“Petani sawit harus dapat mencari produk lain yang dibutuhkan pasar dan tidak fokus pada komoditas tertentu aja,” ujar Rosmala Dewi, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, kemarin
Ia menjelaskan, kopi adalah salah satu komoditi yang saat paling banyak diminati. Hal ini karena permintaan kopi dari dalam dan luar negeri cukup tinggi.
"Kalau petani jeli melihat peluang pasar tersebut, pendapatan dan kesejahteraan mereka pasti akan meningkat,” ucapnya
Dia mengatakan bahwa semakin banyak warung kopi di kota dan desa di Provinsi Bengkulu telah membuat banyak orang minum kopi belakangan ini.
Selain itu, beberapa daerah di Bengkulu sangat cocok untuk tanaman kopi, seperti di Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, dan Kaur.
“Daerah-daerah ini memiliki potensi besar untuk menjadi sentra kopi Bengkulu karena selain punya lahan yang cukup, mereka juga punya kondisi tanah yang subur dan iklim yang baik,” ujar Rosmala.
Sementara itu, Muspani SH, Ketua Serikat Tani Bengkulu, mengakui bahwa sejak beberapa tahun terakhir, daerah Rejang Lebong, Kepahiang, dan Kaur terus digerakkan untuk mengembangkan sejumlah tanaman.
Selain buah-buahan, kakao, kemiri, jagung, cengkeh, dan kakao, sudah ada pengembangan kopi di daerah tersebut.
“Kami berusaha biar tiga wilayah itu dapat terus mengembangkan kopi,” tuturnya.
Ia mengatakan bahwa, selain tiga wilayah tersebut, Kabupaten Bengkulu Tengah juga dapat digunakan sebagai lokasi pengembangan kopi karena luasnya yang mencukupi.
“Selain itu, kami dukung kemungkinan Bengkulu Tengah akan menjadi wilayah pengembangan kopi terbaik di Provinsi Bengkulu,” tutupnya.








