Desa ini Berhasil Panen 5 Ton Bawang Merah, Bupati Bengkulu Utara Ajak Petani Sawit Tambah Komoditas
Bupati Bengkulu Utara, Mian, panen perdana bawang merah, ist
Bengkulu, kabarsawit.com - Petani kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Utara diminta mencontoh warga Desa Arga Mulya, Kecamatan Padang Jaya dalam budidaya bawang merah.
Hal ini karena petani Desa Arga Mulya dapat menghasilkan 5 ton bawang merah dengan lahan setengah hektar. Ini juga menunjukkan bahwa tanah di Bengkulu Utara cocok untuk penanaman bawang merah.
“Oleh karena itu, ada bukti bahwa petani sawit tidak perlu ragu lagi untuk menanam bawang merah,” ucap Bupati Bengkulu Utara, Ir H Mian, penuh dukungan, kemarin.
“Salah satu inisiatif ketahanan pangan yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara di wilayahnya adalah budidaya bawang merah,” kata Maman Suherman SSTP, Camat Padang Jaya.
Pemerintah kecamatan, penyuluh pertanian, dan pemerintahan desa di seluruh kecamatan Padang Jaya berkontribusi pada keberhasilan program ini.
“Alhamdulillah, kami bisa panen perdana bawang merah di Desa Arga Mulya kemarin berkat instruksi Bupati Bengkulu Utara tentang ketahanan pangan dan pencegahan inflasi dengan bantuan dana desa,” ujar Maman senang.
Dengan demikian, dia berharap program ini dapat bertahan lama, menghasilkan manfaat ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Padang Jaya.
“Kami akan edukasi terus sampai dana desa yang dialokasikan menjadi bermanfaat. Kami harap program ini akan meningkatkan kesehatan masyarakat Kecamatan Padang Jaya,” harapnya.
Meskipun demikian, Dendi Apriyadi, Kepala Desa Arga Mulya, mengakui bahwa budidaya bawang merah membutuhkan banyak tantangan. Ini karena anggaran baru pertama yang dialokasikan untuk tujuan tersebut.
Selain itu menurutnya penduduk desanya sebagian besar adalah petani sawit. Dendi mengatakan bahwa kondisi cuaca sangat tidak menguntungkan pertumbuhan bawang merah.
“Mula-mula ada penolakan dari masyarakat, itulah tantangan kita. Namun, setelah mereka paham, kami bersyukur budaya bawang merah diakui dan diapresiasi Bupati Bengkulu Utara karena dianggap berhasil,” tuturnya.
Pemerintah Desa Arga Mulya juga berencana untuk membagikan bibit bawang merah untuk dikembangkan di setiap dusun setelah panen pertama. Ini akan membantu perempuan masyarakat.
“Sangat hemat biaya, karena bawang merah dapat dipanen dalam dua bulan. Kami akan mengembangkan lebih lanjut dengan bibit yang sudah ada,” pungkasnya.








