https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Tak Menguntungkan, Pengusaha Ini Ubah Lahan Sawit Jadi Kaplingan

Tak Menguntungkan, Pengusaha Ini Ubah Lahan Sawit Jadi Kaplingan

Kebun sawit yang diubah jadi kaplingan tanah oleh Hendra. Foto: Dirgantara

Bengkulu, kabarsawit.com - Pengusaha di Kota Bengkulu memilih menimbun lahan kelapa sawitnya menjadi tanah kaplingan lantaran tak mendapat untung dari hasil panen. Dari dua hektare, sebanyak 123 kapling dipasarkan dengan harga Rp45 juta hingga Rp50 juta per kaplingnya.

"Biaya perawatan sawit mahal. Jadi dijual saja," kata Hendra kepada kabarsawit.com, kemarin.

Hendra mengaku keuntungan dari penjualan tandan buah segar (TBS) di lahan dua hektare tak sebanding dengan biaya perawatannya. Apalagi saat ini hanya di harga Rp2.000 per kilogram, baginya sudah tidak untung.

Karena itu, ia memilih untuk menjual lahan tersebut mengingat lokasinya yang masih strategis di pinggiran kota. Nantinya, konsumen dapat membangun rumah dengan jasa pengembang yang sudah disiapkan.

"Mudah-mudahan laku semua dengan modal Rp20 juta untuk menimbun lahan, bisa untung Rp760 juta," kata Hendra.

Dengan modal tersebut, rencananya ia akan membelikan lahan lain yang harganya jauh lebih murah. 

"Dengan tujuan investasi, kedepan lahan yang dibeli juga akan dijual dengan harga yang proporsional," ujar Hendra.