JMSI Inhu Dukung Pembangunan Kebun Sawit
Rakerda JMSI Inhu, foto : Dok Kabar Sawit
Rengat, kabarsawit.com - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) cabang Indragiri Hulu (Inhu) telah resmi diketuai oleh Hotli Maruli Sirait. Ia terpilih sebagai ketua JSMI Inhu dalam rapat kerja daerah (Rakerda), Kamis 9 Juli kemarin.
JMSI Inhu merupakan organisasi yang beranggotakan perusahaan media di Inhu dan memiliki maksud dan tujuan untuk mendukung pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di Riau. Tepatnya di Kabupaten Inhu.
Hotli menjelaskan bahwa perkebunan kelapa sawit masuk dalam pembahasan pada Rakercab beberapa waktu lalu. JMSI bekerja sama dengan BPDPKS untuk mendukung pengembangan perkebunan kelapa sawit. Misalnya, memantau kinerja program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), sarpras, dan lainnya.
"Sebenarnya, ini adalah kesempatan bagi asosiasi seperti Samade dan Apkasindo. Tapi kami ingin membantu lebih banyak orang," ujar pria kelahiran Rengat tahun 1983 ini, pada Jumat (8/9).
Pria yang kini sudah memiliki tiga orang anak ini mengatakan bahwa perkebunan kelapa sawit, khususnya di Inhu, saat ini dalam kondisi yang baik. Namun demikian, petani masih membutuhkan bimbingan.
Ia mengatakan bahwa petani sudah memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kelapa sawit dan hanya membutuhkan bimbingan dan dukungan.
Sebagai contoh, petani harus lebih waspada dalam memilih bibit karena banyak sekali bibit palsu yang beredar di pasaran. “Hal ini biasanya karena tidak sedikit benih palsu dan tiruan yang beredar di pasaran. Petani jadi rugi," ujar pria yang sejak SD sampai Perguruan Tinggi mengenyam ilmu di Inhu.
Selain pemilihan bibit, petani juga membutuhkan panduan tentang bagaimana merawat perkebunan kelapa sawit yang menjadi sumber penghidupan mereka. Hal ini mengingat harga pupuk kimia yang saat ini terus meningkat. Menurutnya, petani membutuhkan strategi untuk mempertahankan tingkat produksi dengan biaya operasional yang rendah.
“Singkatnya, kelapa sawit merupakan komoditas utama Indonesia karena dapat meningkatkan devisa negara,” paparnya.
"Namun, misi kelapa sawit kami tidak dapat dipisahkan dari misi JMSI untuk menghasilkan pers yang sehat dan wartawan yang professional,” tambahnya
JMSI Inhu saat ini membawahi enam perusahaan pers yang berbasis di Inhu. Sementara itu di Riau keanggotaan JMSI telah mencapai 147 perusahaan.








