Bursa CPO Segera Rilis
Sekjen Apkasindo Perjuangan, A Sulaiman H Andi Loeloe, foto : Dok kabar sawit
Makassar, kabarsawit.com – Bursa CPO atau Bursa Komoditi yang dijanjikan akan diluncurkan pada bulan Juni tahun lalu, hingga kini belum juga terwujud. Program yang dicanangkan oleh Menteri Perdagangan dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani kelapa sawit.
Sekretaris Jenderal Apkasindo Perjuangan, A Sulaiman H Andi Loeloe mengatakan kepada kabarsawit.com bahwa pemerintah melalui Bappebti yang berada di bawah Kementerian Perdagangan telah meyakinkan masyarakat bahwa bursa CPO akan segera direalisasikan.
“Bahkan, rencana ini mendapat respon yang baik dari para pemangku kepentingan di industri kelapa sawit di Indonesia. Karena ada harapan bahwa perdagangan minyak sawit (CPO) di dalam negeri akan semakin membaik," ujarnya, Rabu (13/9).
Sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia sudah seharusnya memiliki patokan harga CPO sendiri. Tidak perlu lagi bergantung pada harga bursa Malaysia atau Rotterdam.
“Pemerintah harus mempertimbangkan secara serius untuk menggunakan Bursa Sawit Indonesia," jelasnya.
Sulaiman tidak memungkiri bahwa para petani harus memahami bahwa pemerintah perlu melakukan berbagai persiapan untuk meluncurkan program ini. Misalnya, beberapa instrumen, peraturan dan mekanisme pelaksanaannya. Namun, Sulaiman berharap persiapan tersebut tidak memakan waktu lama.
"Saya berharap persiapan ini tidak memakan waktu berbulan-bulan atau peraturannya tidak kunjung selesai. Hal ini akan membuat publik tidak yakin akan efektivitas proyek Bursa Kelapa Sawit Indonesia,” tutupnya.








