Gubernur Rohidin Bentuk Tim Investigasi Penyebab Banjir di Bengkulu
Gubenur Bengkulu Rohidin Mersyah (pakai topi) saat meninjau banjir.
Bengkulu, kabarsawit.com - Bencana banjir yang menimpa di sejumlah desa di Kecamatan Talang, Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kota Bengkulu sejak Minggu (22/1) menyisakan sejumlah pertanyaan.
Hingga Rabu siang kemarin air masih terpantau belum surut total dan mengakibatkan banyak rumah warga tergenang air hingga rusak parah.
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pun langsung membentuk Tim Investigasi mencari penyebab terjadinya banjir setiap tahun di daerah-daerah itu.
"Mengingat empat tahun belakangan ini banjir makin sering terjadi, kami akan lakukan investigasi," kata Rohidin, kemarin.
Gubernur mengungkap tim ini nantinya melakukan investigasi terhadap sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit dan tambang batu bara yang berada di kawasan hulu.
"Setelah tahu hasilnya nanti, kami akan melakukan evaluasi terhadap perusahaan yang terbukti melakukan eksploitasi di luar lahan hak guna usaha (HGU) perusahaan," kata Rohidin.
Gubernur menilai, banjir yang terjadi belakangan akibat campur tangan perusahaan yang melakukan aktivitas di luar HGU.
"Selain itu, manajemen pengelolaan lingkungan yang buruk juga bisa menjadi penyebab terjadinya bencana banjir ini," kata dia.
Pihaknya pun akan melakukan peninjauan melalui tim khusus untuk mendeteksi lebih lanjut penyebab terjadinya banjir di hulu daerah aliran sungai (DAS) Bengkulu sehingga kedepan bencana ini dapat diantisipasi.
"Supaya nanti bisa kita lakukan evaluasi bersama bagaimana tanggung jawab dari masing-masing pihak, kemudian langkah-langkah strategis apa yang bisa diambil," ujarnya.








