https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Ini Untungnya Tak Hanya Andalkan Sawit Sebagai Sumber Pendapatan

Ini Untungnya Tak Hanya Andalkan Sawit Sebagai Sumber Pendapatan

Petani menanam pisang di kebun sawit, foto : Dok kabarsawit

Bengkulu, kabarsawit.com - Musim kemarau menyebabkan penurunan produksi kelapa sawit di Kabupaten Seluma. Namun, petani kelapa sawit setempat masih bisa tersenyum. Soalnya pisang kepok sudah menjadi penyelamat bagi mereka, dengan menghasilkan tambahan pendapatan.

Indah Fajar Sari, seorang petani kelapa sawit di Kecamatan Seluma, mengatakan bahwa keuntungan dari panen pisang kepok dapat menutupi pendapatan yang berkurang akibat penurunan produksi buah sawit. "Produksi kelapa sawit memang menurun, namun pohon pisang kepok yang kami tanam masih berbuah di musim kemarau ini," ujarnya, Minggu (1/10).

Menurutnya, penurunan produksi kelapa sawit memang menjadi masalah serius bagi petani. Oleh karena itu, para petani di daerah tersebut bersikap proaktif dan mencari sumber pendapatan lain. "Pisang kepok ini sangat menjanjikan. Harga satu ikat pisang kepok di sini bisa mencapai Rp 90.000,” tandasnya.

“Tanaman ini adalah penyelamat bagi para petani kelapa sawit disini. Jika tidak ada pisang kepok, entah dari mana kami akan mendapatkan penghasilan tambahan. Karena produksi biji sawit juga turun," lanjutnya.

Ia mengatakan bahwa kini semakin banyak petani kelapa sawit di Seluma yang melakukan diversifikasi dengan menanam Pisang Kepok. “Kita tidak boleh bergantung pada satu jenis tanaman saja. Bahkan di masa-masa sulit seperti kekeringan, jadi masih ada yang bisa  kita harapkan," ujarnya.

Arian Sosial, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, mendorong para petani kelapa sawit untuk menanam berbagai jenis tanaman di lahan mereka. Selain pisang kepok, mereka dapat menanam pisang barangan yang memiliki nilai jual tinggi.

“Jika petani menanam tanaman lain, hal ini akan membantu meringankan tekanan ekonomi yang disebabkan oleh penurunan produksi kelapa sawit,” tutupnya.