https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

PUPR akan Perbaiki 20 Ruas Jalan di Mukomuko Pakai DBH Sawit

PUPR akan Perbaiki 20 Ruas Jalan di Mukomuko Pakai DBH Sawit

Bupati Mukomuko meninjau perbaikan jalan. foto: ist.

Bengkulu, kabarsawit.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu telah menyusun rencana penggunaan dana hasil budidaya kelapa sawit (DBH) untuk perbaikan infrastruktur. Untuk menggalang dana dari DBH sawit, diusulkan untuk membangun 20 jalan dan beberapa jembatan.

Kepala PUPR Mukomuko, Apriansyah MT, menjelaskan usulan perbaikan jalan menggunakan DBH sawit akan difokuskan pada jalur yang dilalui selama pengangkutan kelapa sawit. Jalan-jalan ini harus memenuhi standar Kebijakan Jalan Kabupaten Mukomuko.

"20 ruas jalan tersebar di 15 kecamatan," katanya, Minggu (8/10).

Ia menambahkan, pengerjaan berupa pemugaran 6 ruas jalan direncanakan pada tahun 2023. "Jenis pekerjaan ini adalah perbaikan jalan poros dengan memasang bahu beton," katanya.

Lokasi tepian beton tersebut antara lain jalan poros Penarik menuju Lubuk Mukti, Jalan poros Air Rami - SP1, Jalan poros Udara Manjunto dan Jalan Poros Pondok Kopi - Tunggal Jaya. Anggaran untuk setiap seksi diusulkan menjadi Rp 2 miliar per paket.

"Struktur beton yang terbuat dari batu akan dipasang di sisi kiri dan kanan jalan, bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan," katanya.

"Ini akan memungkinkan kami untuk mengimplementasikan DBH sawit tahun ini. Mengenai skala perkembangannya, kita tidak bisa berasumsi, mengingat sisa waktunya sangat singkat, ini sudah mau akhir tahun," lanjutnya.

Ia melanjutkan, tidak semua pembangunan jalan dan jembatan dapat dilakukan secara langsung melalui sistem penunjukan langsung (PL). Kebanyakan orang melalui proses tender, namun butuh waktu yang cukup lama. "Dengan demikian, beberapa proyek tidak dapat dilaksanakan pada tahun 2023 karena kurangnya waktu," jelasnya.

Sisa DBH sawit 2023 akan digunakan untuk proyek tahun 2024. Dikombinasikan dengan DBH sawit 2024, anggaran yang tersedia akan semakin besar, yang memungkinkan pembangunan jalan dan jembatan dalam skala yang lebih besar.