Petani Sawit Miskin Menunggu Pencairan PKH dan BPNT
Pembagian dana PKH Bengkulu Utara, foto : Didkominfo BU
Bengkulu, kabarsawit.com - Di Kabupaten Bengkulu Utara, ribuan keluarga menunggu pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Sejauh ini, belum ada kabar dari pemerintah pusat mengenai penerimaan dana tersebut.
Agus Sudrajat MM, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bengkulu Utara, meyakini dana PKH dan BPNT akan cair pada November 2023. “Biasanya pencairan masuk di bulan November. Tapi kami masih menunggu tanggal pastinya," katanya pada hari Kamis (26/10).
Ia mengatakan saat ini terdapat 13.428 KPM yang memenuhi syarat untuk mendapatkan PKH dan 31.870 penerima manfaat BPNT di seluruh kabupaten di Bengkulu Utara.
“Mereka berasal dari latar belakang yang berbeda, beberapa di antaranya adalah petani sawit miskin,” sebutnya.
Jumlah dana untuk setiap KPM PKH bervariasi. Keluarga yang memiliki ibu hamil menerima Rp 3 juta per tahun. Selain itu, pemerintah memberikan bantuan pendidikan sebesar Rp 900.000 per tahun untuk tingkat sekolah dasar, Rp 1,5 juta per tahun untuk tingkat sekolah menengah, dan Rp 2 juta per tahun untuk tingkat sekolah menengah atas.
“Ada juga bantuan khusus sebesar Rp 2,4 juta per tahun untuk keluarga yang memiliki anggota keluarga berusia 60 tahun ke atas,” tuturnya.
Ia menjelaskan proses pencairan dana PKH sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial.” Pencairan dibagi dalam empat tahap dan tahap keempat adalah penerimaan dana pada bulan November,” ucapnya.
“Kami berharap dana tersebut dapat segera dicairkan agar para penerima dapat segera merasakan manfaatnya. Dana ini akan meringankan beban mereka dan membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka," pungkasnya.








