Tidak Hanya Plasma, Harga Sawit Swadaya Riau ikut Anjlok
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Riau, Defris Hatmaja, foto: ist
Pekanbaru, kabarsawit.com - Harga tandan buah segar (TBS) dalam kemitraan swadaya kelapa sawit di Riau akan kembali turun pada periode 1-7 November 2023.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Riau, Defris Hatmaja mengatakan penurunan terjadi pada semua kelompok umur penanaman.
Penurunan harga terbesar tercatat pada kelompok usia 9 tahun, yang turun Rp 19,52 per kg, atau 0,79% dibandingkan harga pekan lalu.
"Karena harga beli TBS untuk petani 1 minggu ke depan turun menjadi Rp 2.450,85 per kg," katanya, Selasa (31/10).
Selain itu, Defris menunjukkan harga total cangkang sebesar Rp 15,63 per kg untuk jangka waktu satu minggu sebelumnya.
"Indeks K yang digunakan untuk periode ini adalah indeks K untuk 1 bulan ke depan, yaitu 91,66 persen," katanya.
Defris menambahkan, harga jual CPO pekan ini turun Rp 113,96/ kg dibandingkan pekan lalu, sedangkan harga jual inti pekan ini naik Rp 61,93/ kg dibandingkan pekan lalu.
Berikut harga TBS sawit kemitraan swadaya di Riau berlaku untuk periode 1-7 November 2023
3 tahun (Rp 1.878, 04);
4 tahun (Rp 2.107, 27);
5 tahun (Rp 2.274, 38);
6 tahun (Rp 2.366, 07);
7 tahun (Rp 2.418,20);
8 tahun (Rp 2.448,94);
9 tahun (Rp 2.450,85);
10-20 tahun (Rp 2419,25);
21 tahun (Rp 2.372,60);
22 tahun (Rp 2320,50);
23 tahun (Rp 2.261,31);
24 tahun (Rp 2.216,82);
25 tahun (Rp 2.179,89);
Indeks K: 91.66%
BOTL: 1,46
Harga CPO Rp 11.031,98/ kg
Harga Kernel Rp 5,162,00 / kg
Biaya cangkang adalah Rp 15,63/ kg.








