https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Demi Perkuat Harga Referensi CPO, Bappebti Gelar Dialog Bursa CPO Indonesia

Demi Perkuat Harga Referensi CPO, Bappebti Gelar Dialog Bursa CPO Indonesia

Dialog Implementasi Bursa CPO Indonesia. foto: Kemendag

Jakarta, kabarsawit.com - Kementerian Perdagangan menggelar dialog pelaksanaan Bursa CPO Indonesia dengan tema "Perkuat Perdagangan CPO Melalui Pembentukan Price Reference Indonesia" Dialog dibuka oleh Kasan, Plt. Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Kasan mengatakan, CPO atau minyak sawit memegang peranan strategis dalam mendorong perdagangan di Indonesia. "Ekspor CPO pada Oktober 2023 mencapai USD 1,89 miliar, lalu naik 2,59 persen dibandingkan September 2023 USD 1,84.000 miliar," katanya, kemarin.

Kasan mengatakan Bursa CPO Indonesia yang diluncurkan pada Oktober 2023 akan memiliki harga dasar CPO sendiri di Indonesia. Hal ini tentunya akan membantu masyarakat, termasuk petani, untuk mencapai harga tandan buah segar yang lebih tinggi yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian.

Dalam sesi diskusi tersebut, Sekretaris Bappebti Olvy Andrianita, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Juan Permata Adoe dan Presiden ICDX Nursalam melakukan presentasi.

Dengan dibentuknya bursa CPO, Bappebti akan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, firma hukum dan kementerian/departemen terkait untuk meningkatkan pengelolaan dan memperkuat ekspor CPO.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Veri Anggrijono, Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan, Farid Amir, Direktur Produk Pertanian dan Kehutanan, Widiastuti, Kepala Biro Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi, Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas, Tirta Karma Sanjaya , Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi, dan Dosen Akademi Metrologi dan Instrumentasi Didit Noordiatmoko serta perwakilan pengusaha CPO.