https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Ini Bantuan yang Diterima Masyarakat Sangatta Pasca Panen

Ini Bantuan yang Diterima Masyarakat Sangatta Pasca Panen

Penyerahan bantuan pasca panen kepada kelompok tani. foto: Disbun Kaltim

Sangatta, kabarsawit.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mengembangkan sektor perkebunan untuk mengurangi ketergantungan pada industri pertambangan.

Kelapa sawit kini menjadi komoditas utama di perkebunan dan memiliki dampak yang signifikan terhadap perekonomian dan masyarakat setempat. Sejumlah program sedang dilaksanakan untuk meningkatkan produksi kelapa sawit, termasuk intensifikasi dan perluasan.

Meskipun pemerintah provinsi Kalimantan Timur sangat tertarik dengan pengembangan kelapa sawit, mereka tetap memperhatikan produk pertanian lainnya. Ahmad Muzakkir, Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Timur, mengatakan bahwa pihaknya masih berfokus pada komoditas lain yang banyak ditanam masyarakat.

“Kakao juga menjadi salah satu fokus utama pemerintah provinsi Kalimantan Timur dan kami ingin meningkatkan produksinya," ujarnya dalam sebuah pernyataan resmi Disbun Kaltim yang dirilis pada hari Minggu (17/12).

Sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah provinsi, Dinas Perkebunan Kalimantan Timur pada Selasa (12/12) menyalurkan bantuan dana panen kepada para petani kakao di Desa Rantau Sentosa, Kecamatan Busang, Kotawaringin Timur.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Muzakkir sebagai langkah konkret untuk mendukung petani dan perekonomian masyarakat setempat.

“Biji kakao merupakan salah satu hasil pertanian yang memegang peranan penting dalam perekonomian negara dan menjadi sumber pendapatan bagi para petani. Kakao di Kalimantan Timur merupakan komoditas ketiga yang paling diminati setelah kelapa sawit dan karet,” tuturnya.

Kami berharap bantuan ini akan meningkatkan kualitas kakao bagi kelompok tani Sungai Anai. Selain itu, tidak hanya akan menambah nilai tambah pada produk mereka, tetapi juga akan berdampak positif pada pendapatan dan kesejahteraan petani kakao di Desa Rantau Sentosa.

“Kami berharap kegiatan ini akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat desa,” jelasnya.

Bantuan yang diberikan kali ini berupa 10 unit kotak fermentasi dan 2 unit solar dryer. Acara serah terima peralatan ini dihadiri oleh 24 orang dari Kelompok Tani Sungai Anai dan disertai dengan pelatihan sosial mengenai cara penggunaan peralatan tersebut.