https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Seorang Buruh Pabrik Sawit Tewas di Dalam Mesin Perebusan Buah Sawit

Seorang Buruh Pabrik Sawit Tewas di Dalam Mesin Perebusan Buah Sawit

Rebusan buah sawit PT Pabrik Agro Sejahtera (PAS) yang menelan korban jiwa. Foto: Ist

Rengat, kabarsawit.com - Nasib naas menimpa seorang buruh pabrik kelapa sawit (PKS) PT Pabrik Agro Sejahtera yang bekerja di Desa Katipopura, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Korban diduga tewas akibat terjatuh saat masuk ke dalam mesin rebusan buah sawit.

Korban bernama Welki, 42 tahun, warga Desa Peranap, Kecamatan Peranap. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (25/12) sekitar pukul 03.00 WIB, saat korban sedang masuk kerja malam.

"Memang benar, kami telah menerima laporan adanya korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di pabrik kelapa sawit di Desa Katipopura," kata Rengga Dwi Bramantika, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Inhu, Selasa (26/12).

Menurut informasi yang diterima, korban sebelumnya merupakan karyawan PT Rigunas Agri Utama (RAU) yang dimutasi ke PT PAS, anak perusahaan PT Asian Agri.

"Pada hari Minggu tanggal 24 Desember 2023, pukul 19.00 WIB, korban masuk kerja pada shift malam bersama seorang rekannya, rekannya yang lain bernama Fitra Vijaya tidak masuk kerja, sehingga korban bekerja sendiri sebagai operator loading brake, mengkoordinir pemuatan buah kelapa sawit ke dalam sterilizer (alat perebusan). Dia bekerja sendirian," jelasnya.

Sekitar pukul 01.00 dini hari, Suryadi, rekan kerja korban yang bekerja pada shift malam, melihat korban berjalan dari loading B ke loading A.

Suparyo dan rekan lainnya kemudian mengecek lokasi kompresor rem muat yang sedang dikerjakan korban, namun tidak ditemukan. Kompresor rem muat tidak terpasang dengan benar dan pintu ruang perebusan buah sawit tertutup.

Pencarian dilakukan di seluruh bagian pabrik, tetapi tidak ditemukan. Namun, ketika para pekerja membuka pintu di bagian bawah alat sterilisasi untuk mengeluarkan buah sawit, mereka melihat tubuh korban keluar bersama dengan buah sawit yang sudah direbus.

Saksi Sofian berteriak minta tolong dan mengatakan bahwa korban masih berada di dalam mesin sterilzeri. Untuk mengevakuasi korban, semua mesin dimatikan namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan korban meninggal dunia akibat luka bakar di bagian kaki.

“Kami sedang mempersiapkan tim untuk pergi ke tempat kejadian dan meminta laporan dari perusahaan tentang kecelakaan industri ini untuk mengidentifikasi kelalaian kerja,” terangnya.