Ini Ruginya Beli Cangkang Sawit Lewat Mediator
Ilustrasi Cangkang Sawit, foto : Dok Kabar Sawit
Bengkulu, kabarsawit.com – Lagi-lagi Pengusaha cangkang sawit bersikeras agar buyer tidak membeli cangkang sawit sembarangan, seperti pada mediator. Bukan tanpa alasan mereka melarang, kerugian yang dihadapi pengusaha cangkang sawit jadi menumpuk.
Ali Akbar contohnya, salah seorang Pengusaha Cangkang Sawit di Bengkulu ini meminta buyer untuk tidak membeli cangkang dari mediator. Karena setiap mediator pasti akan mematok biaya admin sebesar Rp 20 per kilogram.
“Paling rending mereka mematok harga Rp 20, makanya kami larang beli dengan mediator,” tukas Ali, Minggu (18/2).
Ditambah lagi selain mematok biaya tambahan, harga yang dipasang juga tidak sesuai dengan layanan mereka. Makanya, pembelian cangkang sawit jauh lebih untung melalui pengusaha cangkang dari pada lewat mediator.
“Sudahlah, jangan beli di mediator, rugi itu. Baiknya langsung beli ke penjual saja, tak perlu lewat perantara lagi,” pesan Ali.
Ali menambahkan bahwa ia siap bekerjasama dengan buyer, bahkan akan memberikan harga yang lebih murah dan tanpa tambahan biaya.
“Kami siap kerjasama karena stok cangkang kita ada 50 ribu ton, harga murah saja Rp 1.300 per kilogram dan tanpa ada biaya apapun lagi,” tegasnya.
Beberapa bulan belakang, Ali menuturkan bahwa banyak buyer yang percaya dengannya. Buyer tersebut pun juga merasa puas karena bisa menghemat banyak uang dengan langsung membeli padanya.
“Ternyata memang lebih untung beli cangkang sawit ini secara langsung, harganya murah, cepat dan tidak serumit itu rupanya,” ujar salah satu pembeli cangkang sawit di Lampung, Tri Sutrisno.
Kabar baiknya, untuk di luar Bengkulu sendiri sudah banyak buyer yang enggan membeli cangkang ke mediator. Mereka sadar beli langsung jauh lebih menguntungkan.
“Semoga dengan buyer yang mau beli cangkang sawit langsung, harga cangkang di Bengkulu bisa lebih kompetitif dan menguntungkan semua pihak,” harap Tri.








