https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Hingga Kini Belum Ada Update Terbaru Mengenai Pembangunan Pamigo oleh KUD Langgeng

Hingga Kini Belum Ada Update Terbaru Mengenai Pembangunan Pamigo oleh KUD Langgeng

Pamigo diperkenalkan pada Pekan Nasional Petani Nelayan Indonesia 2023 di Padang. foto: Kementan

Taluk Kuantan, kabarsawit.com - Baru-baru ini diberitakan bahwa para petani kelapa sawit di Koperasi Unit Desa (KUD) Langgeng di Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuangsing), Provinsi Riau, berencana untuk membangun pabrik minyak goreng mini (pamigo).

Biaya pembangunannya akan ditanggung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dalam program sarana dan prasarana (sarpras).

Namun, belum ada kabar terbaru mengenai kelanjutan rencana pembangunan Pamigo tersebut.

Tim reporter kabarsawit.com melakukan investigasi dan menemukan bahwa rencana tersebut memang sudah dibicarakan oleh pengurus koperasi dengan para anggotanya. Namun, belum ada kesepakatan yang dicapai dan kami menunggu laporan lebih lanjut.

“Niat untuk membangun pamigo memang sudah ada sejak awal, namun mungkin masih dalam tahap pertimbangan. Oleh karena itu, langkah-langkah administratif belum dilakukan," kata Rubiyo, KTU KUD Langgeng yang kami temui pada hari Senin (19/2).

Ia mengaku tidak tahu mengapa pimpinan KUD tidak segera menawarkan bantuan Sarpras. ''Saya tidak berhak memberikan pernyataan resmi. Akan lebih baik untuk mengatur pertemuan dengan Ketua KUD Langgeng untuk melihat apakah pembicaraan akan berjalan dengan baik," tuturnya.

Ia mengatakan bahwa KUD Langgeng mengelola 10.000 hektar perkebunan kelapa sawit yang tersebar di tiga desa. "Jika pabrik ini berjalan, kami akan dapat mengamankan pasokan tandan buah segar (TBS) tanpa harus menunggu bantuan dari luar,” tutupnya.