Kalau Tak Mau Beri CSR ke Petani, PKS Pergi Saja dari Bengkulu
Salah satu PKS di Bengkulu. Foto: IST
Bengkulu, kabarsawit.com - Perusahaan kelapa sawit (PKS) di Bengkulu yang tidak menjamin Corporate Social Responsibility (CSR) kepada petani di sekitar perusahaan sebaiknya hengkang dari daerah tersebut. Hal ini dikarenakan kehadiran perusahaan-perusahaan tersebut bukan hanya untuk mencari keuntungan semata, melainkan juga untuk melayani masyarakat sekitar, terutama petani sawit.
Hari Partono, Ketua Serikat Petani Bengkulu, mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor kelapa sawit di Bengkulu seharusnya memperhatikan kesejahteraan petani kelapa sawit. Salah satunya adalah CSR dalam bentuk bantuan kepada petani kelapa sawit lokal dalam bentuk bibit kelapa sawit unggul.
“Perusahaan-perusahaan kelapa sawit di Bengkulu harus berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit. Salah satunya adalah dengan memberikan bantuan bibit kelapa sawit yang berkualitas agar petani dapat berproduksi lebih banyak lagi kedepannya," ujar Hari pada hari Senin, 8 April 2024.
Hari meyakini bahwa menyediakan bibit kelapa sawit bermutu bagi para petani merupakan langkah yang baik, karena dapat membantu petani untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kelapa sawit yang dihasilkan,
"Pemberian CSR dalam bentuk bibit kelapa sawit akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dan ekonomi lokal. Jika mereka tidak mau, mending pergi dari Bengkulu," katanya.
Untuk mendukung permintaan ini, pabrik-pabrik kelapa sawit di Bengkulu harus melibatkan para ahli pertanian dalam memproduksi bibit kelapa sawit yang akan diberikan kepada para petani. Hal ini akan memastikan bahwa bibit yang diberikan memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan kondisi tanah dan iklim Bengkulu.
“Kami berharap PKS dapat bekerja sama dengan para ahli pertanian untuk memilih bibit kelapa sawit terbaik yang sesuai dengan kondisi di Bengkulu. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif bagi para petani kelapa sawit dan membantu meningkatkan produksi kelapa sawit di wilayah ini," ujar Hari.
Daniel Manurung, salah satu perwakilan PKS di Bengkulu, menyambut baik permintaan tersebut. Ia memang berencana untuk memberikan CSR dalam bentuk bibit kelapa sawit unggul agar para petani dapat meningkatkan produksi dan meningkatkan kualitas kelapa sawit di Bengkulu.
"Ini merupakan kesempatan besar bagi kami untuk meningkatkan produksi dan kualitas kelapa sawit di Bengkulu,” pungkasnya.








