https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Ini Solusi Agar Petani Tidak Jual Kebun Sawit Demi Biayai Pendidikan Anak

Ini Solusi Agar Petani Tidak Jual Kebun Sawit Demi Biayai Pendidikan Anak

Anak petani sawit penerima beasiswa sawit. Foto: Doc Kabarsawit

Bengkulu, kabarsawit.com - Petani di Bengkulu tidak perlu menjual kebun kelapa sawit hanya untuk membiayai pendidikan anak. Hal ini karena Direktorat Jenderal Perkebunan, dengan dukungan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), telah meluncurkan seleksi nasional beasiswa pendidikan tinggi vokasi (DI, DII, DIII dan DIV) dan akademik (Strata 1) perkebunan kelapa sawit pada tahun 2024.

Saidirman, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu, mengatakan bahwa para petani kelapa sawit yang kesulitan untuk membayar biaya pendidikan tidak perlu khawatir karena tersedia beasiswa untuk pendidikan tinggi di perkebunan kelapa sawit. Pada tahun 2024, program beasiswa ini masih dibuka mulai tanggal 5 April 2024 hingga 24 Mei 2024.

“Pada tahun 2024, Ditjen Perkebunan bekerja sama dengan BPDPKS menyiapkan beasiswa bagi siswa yang baru saja lulus SMA atau SMK. Program ini memberikan kesempatan kepada anak-anak petani kelapa sawit yang berminat untuk melanjutkan pendidikan dan berkontribusi dalam pembangunan sektor perkebunan," ujar Saidirman pada hari Rabu, 10 Maret 2024.

Program beasiswa ini terbuka bagi semua anak petani sawit yang memenuhi syarat dan telah menyelesaikan pendidikan SMA atau SMK di Provinsi Bengkulu. Teknis pelaksanaan program beasiswa ini ditangani oleh para pemangku kepentingan yang menyediakan biaya pendidikan gratis bagi pelajar yang beruntung. Program ini mencakup jenjang pendidikan dari D1 hingga S1.

“Anak-anak petani kelapa sawit yang telah menyelesaikan pendidikan SMA atau SMK dapat mengikuti program ini dan mendapatkan kesempatan untuk kuliah secara gratis,” ujarnya.

Menariknya, para peserta program ini yang berhasil menyelesaikan studi mereka di universitas diberikan kesempatan untuk bekerja di beberapa perusahaan kelapa sawit. Hal ini merupakan rekomendasi dari Kementerian Pertanian Indonesia. "Jadi, program beasiswa ini tidak hanya memberikan pendidikan tetapi juga memberikan kesempatan kerja bagi para penerima beasiswa,” tutur Sudirman.

Informasi lebih lanjut mengenai cara berpartisipasi dalam program beasiswa ini dapat ditemukan di https://www.beasiswasdmsawit.id/..

Untuk informasi dan pendaftaran beasiswa kelapa sawit ini, silahkan kunjungi situs resmi https://www.beasiswasdmsawit.id/. Di website tersebut sudah tercantum semua persyaratan lengkap untuk ikut beasiswa.

Saidirman berharap program beasiswa ini akan memberikan dampak positif bagi pengembangan sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit, membantu para petani yang sedang berjuang untuk membiayai pendidikan anak-anak mereka, serta memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk mengembangkan potensi mereka dan berkontribusi bagi pembangunan Bengkulu.

“Kami berharap semakin banyak siswa yang dapat mengenyam pendidikan di perguruan tinggi dan berkarir di sektor perkebunan," tutupnya.