https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Biaya Operasional Kebun Tinggi, Petani Sawit Minta Bantuan Pupuk dari Pemerintah

Biaya Operasional Kebun Tinggi, Petani Sawit Minta Bantuan Pupuk dari Pemerintah

Petani memupuk tanaman kelapa sawit. Foto: IST

Bengkulu, kabarsawit.com - Para petani kelapa sawit di Bengkulu meminta bantuan kepada pemerintah daerah untuk membeli pupuk karena meningkatnya biaya operasional kebun. Mereka cukup tertekan karena harga tandan buah segar kelapa sawit (TBS) terus turun.

Situasi sulit ini dirasakan langsung oleh Budi Santoso, seorang petani kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Utara. Saat ini ia sedang berjuang untuk memenuhi kebutuhan pupuk karena harga yang sangat tinggi.

"Sulit untuk memenuhi kebutuhan pupuk yang semakin mahal karena pendapatan dari panen sawit terus menurun,” tutur Budi, Jumat (26/4).

Iskandar Maun, seorang petani kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah, juga merasakan hal yang sama. Ia mengatakan bahwa pemerintah seharusnya memberikan subsidi pupuk.

"Saya berharap pemerintah memberikan subsidi pupuk dan solusi lain untuk keluar dari situasi sulit ini," tambah Iskandar.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menyadari masalah yang dihadapi oleh para petani kelapa sawit. Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah menyatakan kesediaannya untuk mencari solusi yang tepat untuk membantu para petani mengatasi masalah ini.

“Kami akan bekerja sama dengan kementerian terkait untuk menemukan cara terbaik dalam mendukung petani kelapa sawit," ujar Rosjonsyah.

Selain itu, Rosjonsyah mengatakan bahwa pihak swasta juga diharapkan dapat berpartisipasi dalam mengatasi masalah ini. Dalam hal ini, perusahaan-perusahaan besar kelapa sawit yang ada di Provinsi Bengkulu diharapkan dapat lebih berkontribusi untuk mendukung petani kecil.

"Kami berharap perusahaan-perusahaan tersebut dapat lebih mendukung petani dalam hal penyediaan pupuk dengan harga yang terjangkau," ujarnya.

Kami berharap kerja sama antara pemerintah, petani dan pihak swasta dapat membantu mengatasi tingginya biaya perawatan kebun. Untuk membantu petani kelapa sawit di Bengkulu untuk tetap produktif dan berkelanjutan.

“Kami berharap dengan adanya kerjasama antara pemerintah, petani dan pihak swasta, masalah tingginya biaya perawatan kebun dapat diatasi dan membantu petani kelapa sawit di Bengkulu,” tukasnya.