Dibacok Kawanan 'Ninja' Sawit, Warga Seluma Lapor Polisi
Ilustrasi-petani kelapa sawit. Foto: Reuters
Bengkulu, kabarsawit.com - Warga Desa Dusun Baru Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, Muhran (44) menjadi korban pembacokan saat memergoki sekawan pencurian tandan buah segar kelapa sawit pada Sabtu (4/2) malam.
Muhran menjelaskan peristiwa bermula saat dia sedang menjaga kebun milik keponakannya bersama dua rekannya di sekitaran perkebunan PTPN VII Unit Talo Pino.
"Saat itu kami melihat security PTPN mengejar pelaku pencuri buah sawit. Saat kami kejar, pelaku kabur ke arah kami namun tidak tertangkap," ujar Muhran kepada kabarsawit.com usai melaporkan kejadian tersebut ke Polisi, Minggu (5/2).
Kemudian saat hendak pulang ke rumah, Muhran mengaku dihadang empat orang yang tidak dikenal. Dua di antaranya membawa pisau dan parang sembari memberhentikannya secara paksa.
Ketika korban berhenti, empat orang tersebut menuduh korban mengambil egrek atau alat panen buah sawit milik pelaku ketika mencuri buah sawit di PTPN VII.
"Orang itu sempat mengancam akan membunuh kami. Padahal kami tidak tahu,“ tutur Muhran.
Saat itu lah pelaku yang memegang parang langsung menyerang dan membacok lengan kanan dan pinggang Murhan.
Setelah terluka, Murhan dan temannya lari ke pos jaga PTPN VII untuk menyelamatkan diri. Usai mendapati pertolongan pertama, ia pun kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talo.
Personel Polsek Talo yang sigap langsung mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti sebilah parang yang diduga milik pelaku. Namun sayang pelaku melarikan diri yang saat ini masih tengah diburu aparat.








