https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

WALHI Khawatir Pelepasan Hutan Jadi Sumber Bencana

WALHI Khawatir Pelepasan Hutan Jadi Sumber Bencana

Ketua Koordinator Advokasi dan Program WALHI Bengkulu, Dodi Faisal (kiri). Foto: Dirgantara

Bengkulu, kabarsawit.com - Ketua Koordinator Advokasi dan Program WALHI Bengkulu, Dodi Faisal mengatakan penyebab banjir di Kota Bengkulu disebabkan beberapa faktor.

Di antaranya, berkurangnya tutupan hutan, hilangnya daerah resapan air dan sedimentasi di beberapa DAS seperti Air Bengkulu dan Lemau.

Selain itu, penyebab lainnya diperkirakan karena pemberian izin usaha dan perambahan hingga aktivitas penanaman kebun sawit mandiri di kawasan hutan yang juga merupakan hulu DAS seperti di Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Perusahaan yang ada dan kebun mandiri yang entah milik siapa ini mengakibatkan sedimentasi di daerah aliran sungai (DAS) dan pembangunan perumahan di di daerah resapan air di Kota Bengkulu semakin memperparah kondisi tersebut,” kata Dodi kepada kabarsawit.com, Selasa kemarin.

Ia sangat menyayangkan keberadaaan industri ekstraktif yang diduga memicu bencana ekologis di Provinsi Bengkulu namun belum ditindak oleh pemerintah daerah. 

Menurutnya, janji-janji Gubernur Bengkulu, dalam melakukan evaluasi terhadap perusahaan tambang dan perkebunan sampai saat ini belum terwujud.

“Justru sebaliknya Gubernur Bengkulu malah menciptakan potensi bencana ekologis di masa mendatang, dengan mengusulkan pelepasan kawasan seluas 122.0011 hektar ke KLHK RI,” jelasnya.