https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Perkuat Hilirisasi, Pemkab Kukar Bangun Pabrik Minyak Makan Merah di Kelekat

Perkuat Hilirisasi, Pemkab Kukar Bangun Pabrik Minyak Makan Merah di Kelekat

Kukar, kabarsawit.com - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur berencana membangun pabrik minyak makan merah di Desa Kelekat, Kecamatan Kembang Janggut.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah mengatakan, proyek ini merupakan bagian dari implementasi Program Kukar Idaman dalam hilirisasi produk pertanian. Rencana pembangunan pabrik ini sempat tertunda karena proses pembuatan dokumen Detail Engineering Design (DED).

"Saat ini sedang dilakukan pematangan DED, harus disesuaikan dengan standar pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM, serta studi tiru ke daerah yang sudah memiliki pabrik serupa seperti Kabupaten Deli Serdang," jelasnya dalam keterangan resmi dikutip Senin (9/9).

Pembangunan pabrik yang berada di bawah Disperindag Kukar ini direncanakan akan dimulai pada tahun ini. Disperindag telah mengalokasikan dana sebesar Rp8 miliar untuk tahap awal pembangunan pabrik dan tengah dilakukan pematangan lahan dan pembangunan pagar.

"Rencana pembangunan ini telah tertuang dalam RPJMD Kukar 2021-2026. Namun, realisasinya tak bisa dilakukan dengan cepat karena pembuatan dokumen DED, namun yang pasti akan dilakukan tahun ini juga," sebutnya.

Pemerintah Desa Kelekat telah menyiapkan lahan seluas 3 hektare untuk lokasi pabrik minyak makan merah. Lokasinya berada di zona hulu yang memiliki banyak perkebunan kelapa sawit sehingga bahan baku melimpah.

Potensi lahan perkebunan kelapa sawit di zona ini pada 2023 lalu sekitar 230 ribu hektare. "Pada tahap awal, selain pematangan lahan, kami juga melakukan pemasangan turap. Semoga DED tahun ini bisa clear," terangnya.

Menurutnya, masyarakat setempat sangat mendukung rencana pembangunan pabrik ini dan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian.

"Pembangunan pabrik ini akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat setempat. Hasil perkebunan sawit masyarakat bisa langsung dijual ke pabrik tanpa harus melalui perantara," ujarnya.