https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Bantuan Naik Jadi Rp60 Juta, Petani Mesti 'Tancap Gas' Ikut Program PSR

Bantuan Naik Jadi Rp60 Juta, Petani Mesti

Pekanbaru, kabarsawit.com - Naiknya dana bantuan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dari BPDPKS disambut baik petani. 

Ketua DPD I Aspek-PIR Riau, Sutoyo mengatakan, kenaikan dana dari Rp30 juta/ha menjadi Rp60 juta ini telah lama dinanti-nanti para petani kelapa sawit di Indonesia.

"Kita (Aspek-PIR) sangat aktif mengusulkan kenaikan dana PSR. Muali dari saat masih Rp 25 juta/ha, kami mengusulkan agar dinaikkan menjadi 35 juta/ha. Akhirnya diputuskan pemerintah naik menjadi Rp 30 juta/ha," kata Sutoyo, Senin (16/9).

Sutoyo bilang, kenaikan dana PSR menjadi perhatian khusus Aspek-PIR lantaran biaya pelaksanaan PSR juga naik. Misalnya pupuk, bibit serta biaya land clearing. Menurutnya, kebutuhan pendanaan justru menjadi ancaman keberhasilan PSR jika tidak diperhatikan.

"Dana lanjutan atau kekurangan PSR harus ditanggung petani. Tapi seluruh bank negara maupun swasta tidak ada yang mau memberikan pinjaman kepada kelembagaan pekebun bila tidak ada avalisnya. Padahal banyak kelembagaan pekebun yang melaksanakan PSR dengan pola swakelola," tuturnya.

Karena itu Aspek-PIR menyusun RAB PSR untuk disampaikan kepada Menteri Keuangan dan BPDPKS. Besaran biaya PSR sampai tanaman menghasilkan pada usia 48 bulan sudah mencapai 67 juta/hektar. 

"Setelah kita menyampaikan Surat Permohonan Kenaikan Dana PSR kepada Menteri Keuangan, BPDPKS, dan Dirjenbun beberapa waktu lalu, Dirjenbun mengundang seluruh kepala dinas yang membidangi perkebunan se-Indonesia untuk membahas kenaikan dana PSR. Hadir juga BPDPKS, Komisi IV DPR RI, komite pengarah, dan Kemenkeu," katanya.

Wacana menaikkan dana PSR dari Rp 30 juta/hektar menjadi Rp 60 juta/hektar bergulir selama sekitar satu tahun. Lalu akhirnya diputuskan naik menjadi Rp60 juta/ha sejak 1 September 2024.

Aspek-PIR pun mengapresiasi BPDPKS yang sudah memperhatikan petani kelapa sawit. "Kita berharap para petani melalui kelembagaannya segera mengusulkan peremajaan, sehingga target PSR 185 ribu hektar/tahun tercapai dan petani semakin sejahtera," harapnya.

Sementara Ketua Umum Aspek-PIR, Setiyono menambahkan bahwa pihaknya yakin dengan adanya penambahan dana hibah ini, target PSR di Indonesia akan tercapai.

"Kita sama-sama menyampaikan ke pekebun agar minat melakukan peremajaan sawit semakin meningkat," tandasnya.