https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Apkasindo Gelar Kampanye 'Sawit Goes To Campus' di Unilak untuk Kenalkan Industri Sawit kepada Generasi Muda

Apkasindo Gelar Kampanye

Ketua DPP Apkasindo berbicara pada kegiatan Sawit Goes To Campus di Unilak. foto: Bayu

Pekanbaru, kabarsawit.com – Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mengadakan kampanye positif bertajuk "Sawit Goes To Campus" di Universitas Lancang Kuning (Unilak), Pekanbaru. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kontribusi industri kelapa sawit dan peran Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) kepada generasi muda.

Acara ini dihadiri oleh mahasiswa Unilak serta pelajar dari berbagai sekolah dan kampus vokasi sawit di Riau. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP Apkasindo, Dr. Gulat ME Manurung, menjelaskan pentingnya industri kelapa sawit dalam mendorong perekonomian nasional. Ia menekankan bahwa sawit bukan hanya merupakan komoditas andalan ekspor, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Indonesia melalui berbagai program pemerintah, seperti subsidi biodiesel.

Gulat mengungkapkan bahwa subsidi biodiesel merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata sawit bagi masyarakat. Subsidi ini berfungsi untuk menjaga stabilitas harga minyak sawit mentah (CPO) di tingkat petani sekaligus mendukung kebutuhan energi domestik yang lebih ramah lingkungan. 

“Dukungan BPDPKS dalam subsidi biodiesel sangat penting, terutama untuk memperkuat ketahanan energi nasional,” tuturnya.

Ia juga membahas upaya meningkatkan hilirisasi produk sawit, yang bertujuan menambah nilai tambah dan daya saing produk sawit Indonesia di pasar global. Selain itu, Gulat menyebutkan peningkatan penggunaan biodiesel dari B35 menjadi B40. Kebijakan ini, menurutnya, akan memicu peningkatan penggunaan CPO dalam negeri, sehingga mengurangi pasokan untuk ekspor. Hal ini berdampak pada kenaikan harga CPO di pasar internasional, yang pada gilirannya memberikan keuntungan bagi harga Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani.

“Dengan menurunnya ekspor, harga CPO dunia meningkat. Ini memberikan keuntungan besar bagi pendapatan petani dan ekonomi nasional,” jelasnya.

Apkasindo dan BPDPKS juga berkomitmen untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) melalui program beasiswa bagi anak-anak petani kelapa sawit. Program ini bertujuan untuk melahirkan generasi muda yang terampil dan inovatif dalam mengelola perkebunan sawit secara berkelanjutan. 

“Melalui program beasiswa BPDPKS, kami berharap para pelajar dan mahasiswa dapat lebih memahami serta berperan aktif dalam keberlanjutan industri sawit,” tambah Gulat.