Dilatih Konservasi dan Pengolahan Pupuk Organik, Juliono: Kami Ingin Program Ini Jadi Inspirasi
Peserta pelatihan pembuatan pupuk organik. Foto: Istimewa
Rengat, kabarsawit.com - Ketua Karya Serumpun Desa Ringin, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau,
Juliono, mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya pelatihan di bidang konservasi dan pengolahan pupuk organik.
“Kami ingin program ini jadi inspirasi dan bisa direplikasi lebih luas," kata Juliono.
Sebelumnya, para petani kelapa sawit swadaya yang bernaung di Kelompok Tani Karya Serumpun, Desa Ringin, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, mengikuti pelatihan di bidang konservasi dan pengolahan pupuk organik.
Pelatihan tersebut rampung digelar selama tiga hari, yakni tanggal 10 - 11 Juni 2025 lalu. Sedikitnya ada 100 pekebun/petani sawit yang berasal dari empat desa di daerah aliran Sungai Batang Gansal yang terlibat dalam kegiatan ini.
Dimas Erlangga, selaku koordinator program menyampaikan bahwa kegiatan ini bertajuk ‘Petani Beraksi, Sungai Gansal Berseri’ dan bertujuan mengedukasi petani agar turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian Sungai Gansal.
Dijelaskannya, selama pelatihan petani tak hanya belajar pentingnya menanam pohon di kawasan riparian tetapi juga dilatih membuat pupuk organik cair. "Pembuatan pupuk organik ini sebagai solusi pengganti pupuk kimia yang saat ini kondisinya terbilang mahal," jelasnya Senin (16/6).
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dan menggandeng Balai Taman Nasional Bukit Tigapuluh sebagai mitra pelatihan. Di mana program tersebut sebagai langkah awal agar petani tak sekedar pekebun, tetapi juga menjaga sungai dan tanahnya tetap sehat.***








