https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Sawit Paling Dominan, Ironisnya Masih Ada Kelompok Masyarakat yang Tidak Punya Lahan di Jambi

Sawit Paling Dominan, Ironisnya Masih Ada Kelompok Masyarakat yang Tidak Punya Lahan di Jambi

Ilustrasi petani sawit di Jambi. Foto: Dok. Elaeis

Jambi, kabarsawit.com - Sekretaris Daerah (Sekdaprov) Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H. memaparkan tentang realitas yang ironis di tengah kehidupan masyarakat tani di daerah tersebut. 

Menurut Sekdaprov Sudirman, dari sisi komoditas, kelapa sawit tercatat sebagai tanaman yang paling dominan diusahakan di daerah ini. 

"Hasil Sensus Pertanian 2023 menunjukkan bahwa dari 565.489 unit usaha pertanian perorangan (UTP) di Jambi, sebanyak 271.702 UTP mengusahakan kelapa sawit," ungkap Sudirman. 

Pernyataan tersebut disampaikan Sekdaprov Sudirman saat peluncuran platform digital Digisawit.com di Auditorium Gedung Unifac, Kampus Universitas Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (17/6).

Meskipun kontribusinya besar, menurut Sudirman, sektor ini masih dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari produktivitas rendah, isu lingkungan, konflik lahan, hingga keberlanjutan usaha. 

Sekda menyoroti bahwa masih terdapat kelompok masyarakat, terutama petani kecil yang tidak memiliki lahan, hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem.

“Para pekebun yang tidak memiliki lahan harus menjadi perhatian kita bersama. Perlu ada pencerahan dan keadilan dalam pembagian lahan, agar mereka pun bisa mendapatkan manfaat ekonomi yang sama. Banyak perusahaan yang kurang memperhatikan posisi petani-petani kecil ini,” tegasnya.

Secara umum, Sekdaprov Sudirman menjelaskan bahwa sektor pertanian --termasuk di dalamnya perkebunan kelapa sawit-- memainkan peran sentral dalam perekonomian Provinsi Jambi. 

"Berdasarkan data triwulan II tahun 2024, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jambi sebesar 34,10 persen," kata Sekdaprov Sudirman.***