Petani, Ada Kabar Baik Nih! Batang dan Pelepah Sawit Bisa Jadi Duit, Loo...
Ilustrasi - kebun kelapa sawit di Kabupaten Siak, Riau. Foto: Sahril
Pekanbaru, kabarsawit.com - Sejumlah pengusaha dari Taiwan dan Amerika akan mengambil batang dan pelepah dari kelapa sawit yang telah ditumbang. Mereka bahkan sudah meninjau langsung kondisi batang sawit di lokasi kebun yang tengah di-replanting.
Ketua Umum APKASINDO, Dr Gulat Medali Emas Manurung mengatakan, saat ini pihaknya tengah membahas kerja sama itu dengan para pengusaha dari kedua negara tersebut.
Menurut Gulat hal ini menjadi peluang emas bagi para petani. Sebab akan membantu petani yang tengah melakukan replanting, terutama bagi petani yang mendapatkan dana peremajaan sawit rakyat (PSR) dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
"Ini tentu akan membantu meringankan biaya replanting. Karena dengan begitu biaya untuk menumbang pokok sawit akan terpangkas. Istilahnya, mereka akan membayar untuk menumbang, jadi tidak lagi pakai duit PSR untuk menumbang," kata Gulat kepada kabarsawit.com, kemarin.
Tentu dengan begitu, lanjut Gulat, dapat meringankan petani dalam melakukan PSR. Apalagi, selama ini memang dana dari BPDPKS untuk program PSR sebesar Rp 30 juta per hektare itu tidak cukup hingga tanaman kembali menghasilkan. Bahkan rata-rata hanya cukup sampai penanaman bibit baru saja.
Sementara untuk menutupi kekurangannya, petani harus meminjam lagi ke bank agar proses replanting bisa berjalan hingga tanaman kembali menghasilkan.








