https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Pemerintah Hadirkan 'Bank Benih', Begini Kata Aspek-PIR

Pemerintah Hadirkan

Ketua Umum Aspek-PIR Indonesia, Setiyono. (Ist)

Jakarta, kabarsawit.com - Direktorat Perbenihan Perkebunan Kementerian Pertanian berencana akan meluncurkan Bank Benih Perkebunan (BABE-BUN) pada 17 Maret 2023 mendatang. 

Ini adalah aplikasi yang diharapkan menjadi wadah bagi pelaku usaha dan pekebun kelapa sawit untuk memperoleh informasi mengenai benih kelapa sawit. Bahkan juga cara mendapatkan benih unggul dengan mudah dan cepat 

Aplikasi ini nantinya akan dilaunchingkan langsung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Makasar. Aspek-PIR Indonesia pun mendukung dan menyambut baik langkah ini.

"Aplikasi ini bukti bahwa pemerintah turut serta memberikan kemudahan bagi petani untuk mencari dan mendapatkan bibit sawit yang benar," kata Ketua Umum Aspek-PIR, Setiyono kepada kabarsawit.com, kemarin. 

Menurutnya langkah itu juga mendukung program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) lewat BPDPKS. Dimana program itu dikhususkan untuk kebun kelapa sawit yang berusia tua dan tingkat produksi rendah.

Apalagi, kata Setiyono, program PSR secara global tidak berjalan secara maksimal sepanjang 2022. Artinya program tersebut tidak tercapai.

Kondisi ini tentu berdampak pada produksi kebun kelapa sawit di tahun ini. Malah, diprediksi produksi akan mengalami penurunan signifikan. 

"Sampai saat ini memang cenderung stabil (produksi), tapi lambat laun tentu hasil kebun akan menurun," ujarnya. 

 

Menurutnya PSR harus tetap dilakukan untuk mendukung kelapa sawit berkelanjutan. Namun, jika pemerintah tidak mengambil langkah untuk memudahkan petani, bisa jadi ke depan produksi kebun kelapa sawit Nasional akan loyo.

"Kalau sudah begitu sulit untuk meningkatkan produksi. Dampaknya nanti terjadi pada harga CPO di pasar global. Selanjutnya tentu akan mengoreksi harga TBS lokal," pungkasnya.