Industri Sawit Buka Lowongan Staff GIS & Drone untuk Ditempatkan di Jambi
Jambi, kabarsawit.com - Industri perkebunan kelapa sawit nasional terus bertransformasi dengan memanfaatkan teknologi pemetaan udara untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan lahan.
Seiring dengan kebutuhan tersebut, lowongan kerja Staff GIS dan Drone resmi dibuka untuk penempatan di Jambi.
Informasi rekrutmen ini diumumkan melalui akun Mai Sharha pada Minggu (22/2). Posisi yang ditawarkan membuka peluang bagi profesional muda yang memiliki keahlian di bidang Geographic Information System (GIS) dan pengoperasian drone atau unmanned aerial vehicle (UAV).
Langkah ini menunjukkan bahwa digitalisasi dan teknologi pemetaan berbasis udara kini menjadi standar baru dalam industri sawit. Penggunaan drone dan perangkat survei modern dinilai mampu meningkatkan akurasi data spasial, mempercepat pemantauan lahan, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Manajemen STH Group Indonesia menetapkan kualifikasi khusus bagi pelamar yang ingin mengisi posisi strategis tersebut. Perusahaan membutuhkan tenaga teknis yang mampu mengoperasikan perangkat navigasi canggih sekaligus mengolah data pemetaan secara profesional.
Kandidat yang terpilih nantinya akan bertanggung jawab dalam mengelola dan memproses data geografis untuk mendukung operasional perkebunan kelapa sawit. Pekerjaan ini mencakup pengolahan citra udara menjadi peta digital, analisis spasial, hingga pelaporan kondisi lahan secara berkala.
Dalam pengumuman resminya, perusahaan menetapkan sejumlah persyaratan. Pelamar minimal berpendidikan D3 atau S1 sederajat dan memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun di perkebunan kelapa sawit. Selain itu, kandidat wajib mampu mengoperasikan drone/UAV dan alat survei seperti GPS maupun Total Station.
Tak hanya itu, penguasaan perangkat lunak pemetaan menjadi syarat mutlak. Beberapa software yang harus dikuasai antara lain ArcGIS, Global Mapper, DJI Go, Drone Deploy, Pix4D, dan Agisoft. Kemampuan teknis dalam mengintegrasikan data dari berbagai perangkat survei menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.
Kehadiran Staff GIS dan Drone dinilai menjadi kunci dalam menjaga kualitas pemantauan aset perkebunan secara akurat. Dengan luasnya area perkebunan kelapa sawit di Indonesia, penggunaan teknologi UAV memungkinkan perusahaan melakukan pemetaan topografi, monitoring pertumbuhan tanaman, hingga identifikasi potensi permasalahan di lapangan secara lebih cepat dan efisien.
Penempatan kerja di Jambi memberikan tantangan tersendiri. Provinsi ini dikenal sebagai salah satu sentra perkebunan kelapa sawit nasional, sehingga kebutuhan tenaga ahli pemetaan digital menjadi sangat relevan dalam mendukung produktivitas dan tata kelola lahan.
Pihak manajemen menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya apapun. Pelamar diminta waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan proses rekrutmen perusahaan.
Berkas lamaran hanya diproses melalui sistem rekrutmen digital resmi yang telah disediakan. Kandidat yang lolos seleksi administrasi akan dihubungi untuk mengikuti tahapan tes teknis dan wawancara lanjutan.
Proses pengisian posisi ini akan ditutup segera setelah kebutuhan tenaga teknis terpenuhi. Oleh karena itu, profesional yang memiliki kompetensi di bidang GIS dan drone disarankan segera mengirimkan lamaran sebelum kuota terpenuhi.
Lowongan kerja Staff GIS dan Drone ini menjadi sinyal kuat bahwa industri sawit semakin mengandalkan teknologi digital dalam operasionalnya. Bagi para ahli UAV dan pemetaan digital, ini saatnya menunjukkan skill dan mengambil peran dalam transformasi industri perkebunan kelapa sawit nasional.***








