SYL Ajak Pelaku Usaha dan Petani Sawit Terlibat di 'Bank Benih'
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Foto: Sekretariat Kabinet RI
Jakarta, kabarsawit.com - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengajak para pelaku usaha maupun petani sawit terlibat langsung dalam sistem Bank Benih Perkebunan (BABE BUN). Menurutnya, kehadiran bank benih memiliki manfaat besar terutama dalam menjaga resiliensi perkebunan Indonesia.
"Bank benih sangat penting karena besok sawit bukan hanya diolah menjadi minyak goreng, tetapi juga biosolar dan minyak lainnya. Tapi kan untuk mengembangkan sawit itu bergantung dari apa yang kita lakukan hari ini," kata Syahrul dikutip dari keterangannya, kemarin.
Politis NasDem ini mengatakan, benih-benih yang dihasilkan bank benih nantinya akan melalui proses uji dan riset panjang sehingga akan menghasilkan benih berkualitas dan bersertifikat. Dengan demikian, ke depan, tidak ada lagi lahan terbengkalai yang tidak menghasilkan apa-apa.
"Tentu saja kita berharap benih yang kita hasilkan memiliki kualitas baik dan yang pasti sudah bersertifikat. Dan benih yang baik itu ada buahnya dan yang sudah diriset. Karena itu jangan menunggu lama kemudian kita terlambat. Kita harus bergerak dari sekarang agar perkebunan kita semakin baik," katanya.
Pertanian, kata dia, merupakan sektor yang paling strategis dalam memperbaiki ekonomi nasional. Terbukti, pertanian tetap tumbuh meski dunia dilanda krisis. Karena itu, pertanian adalah sektor yang paling pas untuk dikembangkan menjadi nilai tambah yang menjanjikan.
"Kelapa sawit kita ada sekian persen yang sudah tua, harus diganti dengan yang baru. Harus ada strategi yang bisa mengintervensi lahan yang tidak produktif. Sawit menjadi salah satu andalan kita karena dia memberi kontribusi bagi kebutuhan pokok kita," tukasnya.
Direktur Jenderal Perkebunan Kementan, Andi Nur Alam Syah menambahkan, fokus bank benih adalah meningkatkan nilai tambah dan daya saing bagi pelaku usaha maupun petani.
"Karena itu ke depan kami akan terus melakukan percepatan. Alhamdullilah apa yang telah lita lakukan juga terus berkembang," jelasnya.








