https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Sungai Kerumutan Diduga Tercemar Limbah, DLH Pelalawan: Masih Tunggu Hasil Lab

Sungai Kerumutan Diduga Tercemar Limbah, DLH Pelalawan: Masih Tunggu Hasil Lab

Sungai Kerumutan di Pelalawan, Riau. Foto: BKSDA Riau

Pekanbaru, kabarsawit.com - Hingga kini misteri matinya ribuan ikan di Sungai Kerumutan, Kabupaten Pelalawan masih belum terungkap. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pelalawan mengaku masih menunggu hasil laboratorium dari sampel air dan ikan di sungai tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada pekan pertama Mei 2023 lalu. Tentu matinya ribuan ikan itu menghebohkan masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah tersebut.

Usai kejadian, DLH Pelalawan menerjunkan tim untuk menindaklanjuti peristiwa yang juga sempat viral di media sosial itu. Tim lantas mengambil sampel air serta ikan yang kemudian di bawa untuk diteliti di laboratorium PU Riau di Pekanbaru.

"Hasil labor minimal 2 Minggu, saat ini belum keluar," ujar Kepala DLH Eko Novitra kepada kabarsawit.com, Senin (22/5).

Dugaan sungai tercemar limbah dan zat berbahaya semakin santer terdengar. Terlebih ada dua pabrik kelapa sawit yang beroperasi di sekitaran sungai tersebut. Yakni PT MAS dan ada juga PT IIS Lesung

Namun Eko menerangkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap kolam tampung limbah perusahaan tersebut. Saat itu kata Eko, tidak ditemukan limbah yang melimpah dan sebagainya.

"Waktu itu tidak ditemukan. Meski begitu kita tetap ambil sampel tadi," tuturnya.

Kendati begitu, jika hasil penelitian lab menunjukkan bahwa sungai tercemar limbah maka pihaknya akan mengusut perihal tersebut. "Tentu akan kita sangsi sesuai aturan," terangnya.