Harga Sawit Anjlok, Penjualan Kendaraan Mitsubishi di Pekanbaru Turun 20%
Penjualan Kendaraan Mitsubishi di Kota Pekanbaru Turun. Foto: Syahrul
Pekanbaru, kabarsawit.com - Beberapa waktu belakangan ini harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau terus mengalami penurunan. Bahkan terakhir harga TBS hanya berkisar Rp2.246,64/kg sesuai yang ditetapkan Dinas Perkebunan Riau.
Anjloknya harga kelapa sawit tersebut tentu saja mempengaruhi beragam sektor ekonomi di Riau. Pasalnya Riau merupakan wilayah dengan kebun kelapa sawit di Indonesia.
Salah satu yang terdampak yakni penjualan kendaraan niaga yang dijajakan oleh Mitsubishi Suka Fajar. Penjualan unit kelas tersebut turun drastis sejak satu bulan lalu.
"Turun sampai 20%. Sebab konsumen dari kendaraan niaga seperti Mitsubishi Canter dan Mitsubishi L300 kebanyakan adalah para pengusaha kelapa sawit," terang Marketing Komunikasi Mitsubishi Suka Fajar, Billy kepada kabarsawit.com, Kamis (01/6).
Dari cerita konsumen, saat ini kondisi perkebunan kelapa sawit tidak terlalu bergairah. Selain harga kelapa sawit yang merosot, produksi kebun kelapa sawit juga rendah.
"Infonya produksinya juga menurun. Kalau petani bilang sedang trek," ujarnya.
Untungnya kata Billy penjualan kendaraan niaganya itu masih tertutupi dari sektor lain. Seperti kontraktor, lini pemerintahan serta dari sektor pertanian.
"Meski begitu target penjualan belum tercapai. Sebab konsumen terbesar dari kendaraan niaga adalah perkebunan kelapa sawit," tandasnya.








