Kelapa Sawit Rentan Diserang Hama dan Penyakit, Petani Harus Tau Ini!
Bibit kelapa sawit yang baru ditanam rusak diserang hama. foto: sangun doya
Bengkulu, kabarsawit.com - Agar bibit kelapa sawit tidak rentan terserang hama dan penyakit, petani harus memahami kapan waktu tanam yang tepat.
Pengamat Pertanian Bengkulu, Prof Dr Zainal Muktamar mengatakan, Idealnya, bibit kelapa sawit siap ditanam jika telah tumbuh mencapai usia satu tahun dalam polybag.
Meskipun bibit kelapa sawit dari varietas unggul, jika salah dalam mementukan waktu penanaman maka tanaman kelapa sawit akan sering rentan terserang hama dan penyakit.
"Kalau usia tumbuh bibit kelapa sawit baru berumur satu tahun, apalagi dibawah itu, masih sangat rentan mati terserang hama dan penyakit," ujar Zainal kepada kabarsawit.com, kemarin (6/1/23).
Zainal menjelaskan, sering kali petani yang telah menanam bibit kelapa sawit di usia dibawah satu tahun mengeluhkan tanamannya mati akibat diserang hama. Bahkan beberapa tanaman kelapa sawit setelah dipindahkan dari polybag ke media tanam kebanyakan rusak. Salah satu faktor penyebabnya usia tanam yang belum cukup umur.
"Tanaman sawit yang berusia kurang dari satu tahun lebih rentan diserang hama baik itu babi, tikus, maupun serangga. Akibatnya membuat tanaman kelapa sawit menjadi rusak, " tuturnya.
Jika tanaman kelapa sawit tersebut rusak, maka pertumbuhan tanaman akan menjadi lebih lambat. Imbasnya petani akan memerlukan waktu lebih lama menghasilkan buah, selain itu memerlukan perawatan yang lebih ekstra.
"Tentu saja akan semakin lama membuahkan hasil buah kelapa sawit, sebab membutuhkan perawatan yang ekstra," ujarnya.
Zainal mengingatkan, setiap petani kelapa sawit yang membeli benih sawit unggul dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) diminta agar tidak langsung menanamnya di kebun. Petani harus menanamnya di media tanam seperti polybag. Setelah benih tumbuh dan usia tanaman mencapai satu tahun, maka benih siap ditanam di kebun.
"Benih unggul itu tidak bisa langsung ditanam di kebun, tapi harus dipindahkan dulu di polybag, nanti jika telah berusia dewasa atau minimal satu tahun maka bibit sudah bisa ditanam atau dipindahkan di kebun,"tutupnya.








