Sawit Baru Tanam Diganggu Hama? Tenang, Ada Solusinya Kok
Pagar tanaman sawit terlalu rapat, akan menghambat pertumbuhannya. foto: sangun doya
Bengkulu, kabarsawit.com – Seringkali petani berhadapan dengan hama perusak tanaman sawit usia tanam kurang dari satu tahun, tapi jangan khawatir ada solusinya.
Menurut pakar Pertanian Bengkulu, Prof. Dr. Zainal Muktamar, Pagar keliling bisa jadi solusi dari ganggaun hama tanaman kelapa sawit dengan usia tanam kurang dari satu tahun, tapi pemagarannya jangan terlalu mepet dengan batang sawit, sebab kalau terlalu mepet malah bisa menghambat pertumbuhan batang sawit.
"Pemagaran pohon kelapa sawit yang baru tanam bisa jadi solusi, tapi ngat, jangan terlalu rapat dengan batang sawit, sebab itu malah jadi memperlambat pertumbuhan pohon kelapa sawit," kata Zainal kepada kabarsawit.com, kemarin (7/1/23).
Menurut Zainal, pemagaran yang dibuat disekeliling pohon sawit bertujuan untuk mencegah tanaman diganggu oleh hama baik itu babi, sapi, kambing, maupun kerbau.
"Tujuan pagar batang sawit hanya untuk mencegah tanaman dari serangan hama, tapi kalau tidak ada hama enggak perlu juga dipagar," ujar Zainal tersenyum.
Selain itu ujar Zainal lagi, perlu diperhatikan juga jarak pagar dengan tanaman, idealnya ukuran pagar berkisar 60 cm x 60 cm dan tinggi 1 sampai dengan 1,5 meter saja.
Selain ukuran dan jarak, bahan untuk membuat pagar upayakan menggunakah bahan seng ataupun bambu dengan jalinan rapat.
“Namun, jika biaya yang dibutuhkan untuk bahan itu dirasa terlalu mahal dan malah membebani petani, manfaatkan jaring waring,” ujarg Zainal menyarakan.
Zainal menceritakan, selama ini banyak tanaman kelapa sawit petani diserang hama khsususnya yang berada di wilayah pinggiran hutan.
"Kalau di Bengkulu ini banyak pohon sawit yang dipasang pagar khususnya di daerah yang dekat dengan hutan karena banyak babi, tapi seringkali terkadang terlalu rapat dengan batang sawit," tutupnya.








