https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Akibat Korseleting, Rumah Petani Sawit dan Mandor PT Alno Habis di Lalap si Jago Merah

Akibat Korseleting, Rumah Petani Sawit dan Mandor PT Alno Habis di Lalap si Jago Merah

Kebakaran rumah petani sawit dan mandor sawit, foto : ist

Bengkulu, kabarsawit.com - Kebakaran yang terjadi akibat korsleting atau arus pendek listrik yang berasal dari salah satu rumah petani sawit mengakibatkan dua unit rumah gosong terlalap si jago merah. Peristiwa kebakaran yang terjadi di Desa Semundam, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Kepala Desa Semundam, Amril Mukmin menjelaskan kebakaran terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 23.00 WIB. Akibatnya, seluruh barang di dalam rumah habis terbakar. Amril mengungkapkan, kobaran api bermula dari rumah milik seorang petani sawit bernama Asran (35), api pun membesar dan menjalar ke rumah disebelahnya yang merupakan seorang  mandor perusahaan perkebunan sawit PT Alno yang bernama Saripon (37).

“Api bermula dari rumah Asran, kemudian menjalar ke rumah Saripon, yang hanya berjarak 2 meteran” tuturnya.

Untungnya, saat kebakaran terjadi kedua rumah tersebut dalam keadaan kosong. Asran beserta anak dan istrinya berada di Puskesmas Ipuh, sementara Saripon dan keluarganya tinggal di perumahan milik PT Alno.

Mulanya kejadian ini diketahui oleh dua orang pemuda yang bernama Alga dan Randa. Keduanya merupakan warga Desa Semundam yang juga merupakan tetangga depan rumah korban. Saat kejadian, Alga dan Randa tengah duduk di teras rumah mereka yang kemudian melihat asap muncul dari rumah Asran. Tidak berselang lama, api pun semakin membesar, mereka segera memberitahu warga lainnya untuk membantu memadamkan api.

Tidak butuh waktu lama untuk mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian, namun petugas memilih untuk tidak memadamkan api di dua rumah yang sudah hangus terbakar, melainkan fokus memadamkan api yang nyaris melalap rumah milik Joni (35) yang berada sederet dengan rumah korban kebakaran.

Kepala Desa Semundam pun melaporkan kejadian ini kepada Pemerintah Kabupaten Mukomuko untuk membantu warga yang tertimpa musibah kebakaran. Selanjutnya akan diambil langkah-langkah untuk membantu memulihkan kehidupan korban kebakaran yang telah mengahanguskan rumah mereka.