https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Perusahaan Sawit ini di Demo Masyarakat Dua Kabupaten, Ada Apa?

Perusahaan Sawit ini di Demo Masyarakat Dua Kabupaten, Ada Apa?

Polres Bartim mengamankan unjuk rasa FPASK terhadap PT ISA, foto : Polres Bartim

Tamiang Layang, kabarsawit.com – PT Indopenta Sejahtera Abadi (PT ISA) di Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur (bartim), Kalimantan Tengah di demo oleh masyarakat setempat yang termasuk dalam komunitas Forum Pemuda Alur Sungai Kalinapu (FPASK). Karena unjuk rasa tersebut, 40 personel Polres Bartim diluncurkan untuk mengamankan lokasi.

FPASK terdiri dari lapisan masyarakat yang tingal di lingkungan operasional perkebunan dan pabrik kelapa sawit (PKS) PT ISA dan dialiri oleh Sungai Kalinapu. Mereka berasal dari Desa Lahai, Desa Makatir, Kecamatan Mangkatif, Kabupaten Barito Selatan, dan masyarakat Desa Juru Banu, Kecamatan Epat.

Bukan tanpa alasan masyarakat mendemo PT ISA, menurut mereka pencemaran sungai, adat dan budaya terjadi karena PT ISA. Selain itu PT ISA juga mem-PHK karyawannya yang merupakan warga Desa Lahai.

Unjuk rasa pun berlangsung dari pagi hingga pukul 16.00 WIB dengan suasana aman berkat penjagaan dari pihak kepolisian.

“Kami senang karena kedua belah pihak tertib dan tidak ricuh, dari Kabag Ops Polres Bartim AKP Sri Mulyono mengadakan pertemuan antara perwakilan dari kedua belah pihak, ada kesepakatan penting dalam pertemuan mereka,” terang AKBP Viddy Dasmasela SIK, Kapolres Barito Timur, kemarin.

Dari kesepakatan itu mereka akan mengecek kadar air sungai yang kata masyarakat tercemar limbah B3, nantinya akan di cek oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Timur dan Kabupaten Barito Selatan.

Lalu, mengenai pemecatan karyawan, mereka sepakat akan memberikan kesempatan kepada karyawan yang dipecat untuk mengajukan permohonan kerja lagi.

Karena semua masalah telah dibincangkan, peserta demo pun kembali ke desa masing-masing dengan perasaan puas. “Kesepakatan ini semoga bisa menyelesaikan konflik yang terjadi antara masyarakat dan perusahaan dan masyarakat tetap sejahtera,” harapnya.