https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Gelombang Panen Sawit Massal Masih Hantui Seruyan

Gelombang Panen Sawit Massal Masih Hantui Seruyan

Deretan mobil pengangkut TBS sawit yang dipanen secara massal oleh masyarakat di Kalimantan Tengah.

Seruyan, kabarsawit.com - Panen kebun kelapa sawit secara massal masih terus terjadi di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Aksi ini merupakan bentuk perlawanan sekelompok massa karena pembangunan kebun plasma sebesar 20 persen dari total luas lahan yang dikelola perusahaan belum terealisasi di daerah tersebut.

"Selama hak 20 persen itu belum diberikan, masyarakat akan tetap melaksanakan kegiatan itu," kata Ketua Aspek-PIR Kalteng Yusroh Fataqin, Kamis (15/8).

Yusroh mengaku belum mengetahui bagaimana langkah Pemda Seruyan dengan kondisi ini. Meski dari informasi yang diterima Yusroh, pemerintah telah memfasilitasi antara perusahaan dan petani. Namun hingga saat ini belum menghasilkan titik terang yang saling menguntungkan.

Sejatinya dari kaca mata hukum, aksi panen massal ini masuk dalam kategori pelanggaran hukum yakni pencurian. Sebagai contoh, di wilayah Kotawaringin Timur (Kotim), sedikitnya polisi telah menangkap 130 orang pelaku pencurian buah kelapa sawit. Baik itu milik perusahaan maupun perkebunan rakyat.

130 pelaku ini dibekuk dari 27 lokasi yang beraksi baik saat siang maupun malam hari. Dimana saa beraksi para pelaku kebanyakan berkelompok.

Selain pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yakni peralatan panen. Bahkan, 93 ton kelapa sawit hasil curian yang jika dirupiahkan senilai Rp253,9 juta, ikut diamankan aparat.

Polisi juga menyita sebuah senjata api rakitan. Para pelaku terancam hukuman penjara selama 7 tahun.