Petugas PLN Tewas Kesetrum saat Bersihkan Jaringan di Area Kebun Sawit
Lokasi tewasnya korban Desa Bunut Tinggi. (Istimewa)
Bengkulu, kabarsawit.com - Seorang petugas PLN Unit Rayon Tais, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu meregang nyawa saat membersihkan jaringan di area kebun sawit, Sabtu kemarin.
Korban bernama Rudi Salam (42) itu merupakan warga Kelurahan Selebar, Kecamatan Seluma Timur.
Berdasarkan keterangan kerabatnya, Suprian Adi, kejadian bermula saat korban melakukan pemeliharaan rutin membersihkan jaringan sepanjang area perkebunan kelapa sawit di Desa Bunut Tinggi mengenakan egrek atau alat panen sawit.
Ketika tengah membersihkan pelepah sawit, naas korban menyenggol kabel hingga mengeluarkan percikan api dan menyambar egrek fiber yang dipegang pria yang sudah bekerja 10 tahun di PLN tersebut.
"Korban membersihkan pelepah sawit menggunakan egrek. Saat terpotong, pelepah jatuh ke jaringan kabel, dan egrek masih tersangkut pada pelepah hingga korban ikut tersengat listrik dari pipa fiber yang dipegangnya," terang Suprian kepada kabarsawit.com, kemarin.
Melihat kondisi naas itu, lanjut Suprian, rekan-rekannya pun sempat membawa korban ke Puskesmas Masmambang. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong lagi.
"Setiba di Puskesmas, meski ditangani secara medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan lagi," terangnya.
Jenazah korban akhirnya dibawa ke rumah duka dengan menggunakan ambulance Puskesmas Masmambang dan dimakamkan di TPU Kelurahan Selebar.
Korban meninggalkan seorang istri dan 3 orang anak. Suprian berharap pemerintah daerah dapat memberikan santunan kepada keluarga korban.
"Almarhum sangat riang dan nampak bersemangat bekerja beberapa hari terakhir ini, tidak tahunya hari ini terakhir kami bekerja bersamanya," kata Suprian.
Atas kejadian ini, Suprian pun meminta kepada masyarakat agar tidak lagi menanam pohon di sepanjang aliran jaringan listrik.
"Tolonglah, kalau nanam tanaman itu jangan di bawah kabel," ujar Suprian.








